Baliho Jokowi Prabowo Muncul di Medan dan Solo, Jokowi Jawab Santai, PDIP : Upaya Nyedot Suara Itu

PDIP curiga pemasangan baliho Prabowo dan Jokowi adalah upaya menyedot suara partainya dan sengaja dipasang oleh pihak tertentu. Kecurigaan juga ditud

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Baliho Presiden Joko Widodo besanding dengan Menteri Pertahanan Prabowo semakin bemunculan di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah dan Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Baliho Jokowi dengan Prabowo bermunculan di sejumlah wilayah di Indonesia .

Munculnya baliho Jokowi dan Prabowo ini menjadi sorotan masyarakat.

Khususnya sampai saat ini, baliho Jokowi dan Prabowo itu banyak bermunculan dipasang di wilayah Kota Medan dan Solo.

Terkait baliho ini, Presiden Joko Widodo menanggapinya dengan santai.

Ia mengatakan baliho bergambar fotonya pun tak hanya terpasang dengan Prabowo Subianto saja.

Melainkan juga dipasang dengan politisi dari parpol lainnya.

"Saya tidak dipasang oleh Prabowo saja," kata Jokowi.

Baca juga: Baliho Jokowi Prabowo Makin Gencar Dipasang Sampai Bikin PDIP Panas, Jokowi : Ya Gimana Ya ?

Baca juga: INI TANGGAPAN Jokowi Soal Banyaknya Baliho Dipasang yang Berisi Gambar Dirinya Bersama Prabowo


Ia mengatakan, spanduk bergambar fotonya pun tak hanya terpasang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saja, tetapi terpasang juga dengan politisi dari partai politik lainnya.

"PDI Perjuangan juga ada, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga," ucapnya.

BALIHO JOKOWI PRABOWO: Salah satu baliho berisi gambar Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang terpampang di pinggir jalan. (istimewa)
BALIHO JOKOWI PRABOWO: Salah satu baliho berisi gambar Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang terpampang di pinggir jalan. (istimewa) (istimewa)


Selain itu, kata Jokowi, ia pun melihat fotonya terpasang dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat, politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

"Nasdem juga saya lihat di NTT," katanya.

"Lha, ya gimana ya," sambungnya lagi.

Sementara itu, menurut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan adanya baliho-baliho bergambar Jokowi dan Prabowo sengaja dipasang oleh pihak tertentu.

Ia mengatakan tujuan pemasangan baliho ini untuk memancing elektoral.

Sebab, kata Hasto, baliho-baliho tersebut terpasang hanya di wilayah-wilayah basis PDIP.

Baca juga: Kompol Sawangin Manurung dan AKP Philip Purba Begaduh Karena Barang Bukti Narkoba yang Digelapkan

Baca juga: Eks Napi Lapas Rantauprapat Jadi Pendeta, Bak Sosok Saulus Jadi Paulus Masa Kini

Adapun baliho Jokowi dan Prabowo bermunculan di sejumlah daerah di antaranya Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Hasto Kristiyanto curiga pemasangan baliho Prabowo dan Jokowi adalah upaya menyedot suara partainya.

Hal ini terlihat dari penempatan baliho-baliho itu yang masif dilakukan di kantong-kantong suara PDI-P.

"Di daerah Sumatera Barat, Aceh, Jawa Barat, (baliho) itu enggak ada, sedikit sekali, bahkan Sumatera Barat itu praktis tidak ada, jadi itu foto untuk memancing elektoral," kata kata Hasto di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar, Jakarta, Sabtu (8/7/2023) lalu.

Baca juga: 16 Kali Ditikami Pacar, Wanita di Kisaran Malah Disuruh Ngadu ke Polisi Jadi Korban Begal

Baca juga: MUNCUL ke Publik, Suami Wenny Ariani Ungkap Kekecewaan ke Rezky Aditya, tak Ingin Pisah dari Kekey

Ia juga menegaskan, Ganjar Pranowo satu kesatuan dengan Presiden Jokowi yang telah meletakkan dasar-dasar kemajuan untuk mencapai kemajuan yang sangat pesat bagi Indonesia Raya.

Ia mengklaim Ganjar bakal melanjutkan pembangunan dengan cepat dan penuh spirit kemajuan bangsa.

"Pak Ganjar melanjutkan kemajuan itu dengan speed dan stamina, kemudian pemahaman terhadap pentingnya teknologi untuk mempercepat kemajuan bangsa," ujarnya.

Termasuk, bagaimana Ganjar telah berkomitmen dan menjabarkan bonus demografi, mencegah stunting secara nyata.

Baca juga: Sepulang Haji Anies Baswedan Langsung Cipika-Cipiki dan Peluk AHY, Nama Cawapres Ditagih

Baca juga: Mantan Pacar Anggi Menagis Tak Punya Uang saat Fahmi Minta Ganti Biaya Pernikahan

"Jadi kita lihat saja dengan prestasi-prestasi tentang kesesuaian antara Pak Ganjar dengan Pak Jokowi," ucapnya.

"Jadi spanduk, baliho itukan demokrasi yang sifatnya artifisial bukan substansial," lanjutnya.

Diketahui, sejumlah baliho bergambar Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi di sejumlah titik wilayah mencuri perhatian.

Baliho bertuliskan 'Untuk Indonesia Terus Maju' diduga ada kaitannya dengan Pemilu 2024 lantaran Prabowo yang merupakan Bacapres dari Partai Gerindra.

(*/TRIBUN-MEDAN.COM)

Baca juga: Sosok Anis Khairunnisa Anak Panji Gumilang, Nyaleg dari PKB, Punya 43 Bidang Tanah Atas Nama Sendiri

Baca juga: MUI Tak Ingin Ponpes Al Zaytun Dibubarkan Meski Menuai Banyak Kontroversi

 

 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved