Proyek Gagal
Dinas SDABMBK Bongkar Proyek Gagal Lampu Pocong, di Jalan Suprapto Masih Tegak Berdiri
Sejumlah lampu hias yang jadi proyek gagal Pemko Medan mulai dibongkari oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi
Penulis: Anisa Rahmadani |
"Sudah bisa dibongkar untuk yang sudah lunas itu," katanya.
Meski proyek lampu hias ini dinilai sebagai proyek gagal yang merugikan keuangan negara, Bobby Nasution justru mengaku siap membantu apabila pihak kontraktor ingin melakukan pembongkaran.
"Kalau mereka meminta bantuan kita (Pemko Medan) untuk membongkar kita siap membantu," jelasnya.
Disinggung mengenai tenggat waktu pengembalian uang sudah hampir habis, Bobby menegaskan akan mempidanakan kontraktor yang tidak mengembalikan uang tepat waktu.
"Aturan tetap sama, apabila lima kontraktor lainnya tidak melunasi sesuai waktu yang ditetapkan, kita (Pemko Medan) akan membawa permasalahan ini ke ranah yang seharusnya," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas SDABMBK, Topan Obaja Ginting ketika dikonfirmasi tidak merespon panggilan yang dilayangkan Tribun-medan.com.
Begitu juga saat dilayangkan pesan singkat, Topan tak mau membalasnya.
Diketahui, bahwa proyek lampu hias ini menelan biaya Rp 25 miliar.
Namun, setelah dikerjakan, proyek terkesan asal jadi hingga mendapat sorotan masyarakat.
Sayangnya, setelah kasus ini jadi sorotan, para kontraktor tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dipidana.
Belakangan, para kontrator ini cuma disuruh membayar uang ganti rugi saja.
(cr5/tribun-medan.com)