Viral Ratusan Buruh Kesurupan Massal Usai Hujan, Mendadak Gerakan Aneh, Diduga Gegara Pembalut
Ratusan buruh pabrik garmen mengalami kesurupan massal di kawasan industri Kecamatan
Salah satu karyawan, AR menceritakan, bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB atau menjelang waktu istirahat.
Informasi yang didapat, bahwa aksi kesurupan diduga berasal dari seorang karyawan yang membuang pembalut namun masih terdapat bercak darah.
"Jadi kejadian awalnya itu sekitar jam 10-an, sebelum istirahat di bagian sewing."
"Informasi yang didapat, itu gara-gara buang pembalut tapi gak bersih gitu, jadi masih ada sisa-sisa kotorannya lah," ujar AR saat dikonfirmasi, Jumat (7/7/2023), dikutip dari Tribunnews.com
Diduga, masih terdapatnya bercak darah membuat sang karyawan tiba-tiba kerasukan hal di luar nalar.
Peristiwa itu terjadi begitu cepat, hingga menyebar ke karyawan lainnya.
"Akhirnya jadi banyak, kaya nular gitu lah. Awalnya mah cuma 3 orang, terus abis itu lanjut ke bagian feging finishing."
"karena waktu itu menjelang istirahat, kirain udah mau selesai kan, ga ada kejadian lagi,”
“Nah pas istirahatnya selesai naik lagi ke atas, ternyata masih terjadi kesurupan bahkan nambah menjadi 23 orang. Itu rata-rata karyawan bagian sewing," ucapnya.
Tak sampai di situ, peristiwa kesurupan kembali terjadi sekira pukul 14.00 WIB.
Di mana, teriakan histeris dari sejumlah karyawan terdengar hingga suasana makin tak kondusif dan takut.
Saat itu, cuaca di lokasi juga sedang hujan intensitas deras.
"Sudah itu, pas sekitar jam 2, saat itu hujan besar, pada kesurupan lagi, pada teriak-teriak begitu, dari bagian lain."
"Terus belum juga reda, ternyata yang kesurupannya itu makin banyak, jadi nambah gitu."
"Pas di situ, benar-benar gak kondusif, suasananya itu sudah gak jelas, sudah pada takut, teman-teman sudah pada teriak-teriak kaya gitu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kesurupan-Massal-di-Majalengka.jpg)