Rusia vs Ukraina

Kabar Dua Jenderal Rusia Hilang Misterius Usai Pemberontakan Wagner Group, Ini Kata Intelijen AS

Dua jenderal Rusia, Sergei Surovikin dan Valery Gerasimov dilaporkan menghilang setelah adanya pemberontakan tentara bayaran Wagner Group.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
Mikhail Metzel, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP, File
DUA JENDERAL RUSIA HILANG MENDADAK - Presiden Rusia Vladimir Putin (tengah) dikawal oleh Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Shoigu (kanan) dan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Jenderal Valery Gerasimov (kiri) berjalan setelah menghadiri pertemuan panjang Dewan Kementerian Pertahanan Rusia di Pusat Kontrol Pertahanan Nasional di Moskow, Rusia, Selasa, 21 Desember 2021 lalu. (Mikhail Metzel, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP, File) 

Gerasimov yang merupakan komandan perang Rusia di Ukraina itu juga tidak pernah disebutkan lagi dalam siaran pers Kementerian Pertahanan Rusia sejak 9 Juni 2023.

Menurut beberapa analis militer Barat, Gerasimov (67) disebut menjadi salah satu dari tiga komandan Rusia yang memegang “tas nuklir”.

Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergei Surovikin yang dijuluki sebagai “Jenderal Armagedon” juga hilang dari pandangan pers Rusia.

Ia dijuluki sebagai “Jenderal Armagedon” lantaran tindakannya yang agresif dalam peperangan dan saat ini menjadi wakil komandan pasukan Rusia di Ukraina.

Menurut intelijen AS, Surovikin mengetahui lebih awal tentang pemberontakan Wagner Group dan pihak Rusia saat ini sedang memeriksanya.

Namun hal itu dibantah oleh Kremlin, mengatakan bahwa akan ada banyak spekulasi dan gosip yang beredar.

PUTIN TANGGAPI BOS WAGNER - Dalam foto yang diambil dari video yang dirilis Dinas Pers Kepresidenan Rusia tampak Presiden Vladimir Putin berpidato di Moskow, Rusia, Sabtu, 24 Juni 2023. Pidato tersebut disampaikan setelah pimpinan kelompok tentara bayaran, Yevgeny Prigozhin, menyerukan pemberontakan bersenjata. (Dinas Pers Kepresidenan Rusia via AP)
PUTIN TANGGAPI BOS WAGNER - Dalam foto yang diambil dari video yang dirilis Dinas Pers Kepresidenan Rusia tampak Presiden Vladimir Putin berpidato di Moskow, Rusia, Sabtu, 24 Juni 2023. Pidato tersebut disampaikan setelah pimpinan kelompok tentara bayaran, Yevgeny Prigozhin, menyerukan pemberontakan bersenjata. (Dinas Pers Kepresidenan Rusia via AP)

Pembersihan sedang dilakukan Putin

Namun, Saluran Telegram berpengaruh yang dijalankan oleh mantan petugas pers Kementerian Pertahanan Rusia yang bernama Rybar melaporkan, negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut sedang melakukan pembersihan.

Dilansir dari FoxNews, Rybar mengeklaim Rusia sedang mencoba untuk menghapus personel militer yang diyakini telah menunjukkan kurangnya ketegasan dalam menumpas pemberontakan.

“Pemberontakan bersenjatan oleh perusahaan militer swasta Wagner telah menjadi dalih pembersihan besar-besaran di jajaran Angkatan Bersenjata Rusia,” tulis Rybar.

Disebut untuk menyatukan kekuatan

Kabar hilangnya dua jenderal Rusia itu ternyata telah didengar oleh Pentagon.

Pentagon pun memberikan reaksi atas hilangnya Jenderal Rusia tersebut.

Mantan perwira intelijen pertahanan Amerika Serikat (AS) Rebekah Koffler setuju bahwa Putin terlihat sedang menyatukan kekuatan dan mengelilingi dirinya dengan para loyalis.

“Putin sedang mengatur pembersihan untuk memanfaatkan kudeta, yang menurut penilaian intelijen saya, adalah operasi bendera palsu,” ucap Koffler.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved