Berita Karo Terkini
Disternak Kabupaten Karo Bakal Bangun Fasilitas Pendukung di Lahan Pengembalaan Mbal-Mbal Nodi
Dinas Pertanian dan Peternakan (Disternak) Kabupaten Karo, bakal membangun fasilitas pendukung di lahan pengembalaan Mbal-Mbal Nodi.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Dinas Pertanian dan Peternakan (Disternak) Kabupaten Karo, bakal membangun fasilitas pendukung di lahan pengembalaan Mbal-Mbal Nodi.
Diketahui, lahan seluas 682 hektare yang berada di kawasan Desa Mbal-Mbal Petarum, Kecamatan Laubaleng ini, nantinya akan difokuskan untuk pengembangan peternakan terutama sapi dan kerbau.
Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karo Ir Matehsa KK Purba, untuk fasilitas pendukung yang nantinya akan dibangun direncanakan merupakan tempat yang dijadikan sub bidang peternakan.
Nantinya di kantor tersebut akan ditempatkan petugas untuk memantau bagaimana perkembangan hewan ternak yang sedang dikembalakan di sana.
"Ke depan nanti, kita juga akan persiapan bangunan di sini untuk keperluan pendukung pemantauan perkembangan ternak di sini," Ujar Matehsa, Selasa (27/6/2023).
Selain itu, dirinya menjelaskan di sana target dari Pemkab Karo memang direncanakan lokasi tersebut dijadikan sentra penghasil daging sapi terbaik.
Selain penyiapan pakan untuk ternak, nantinya mereka juga berencana akan membangun Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memastikan keamanan dari daging sapi yang akan diolah.
"Jadi ini yang harus kita persiapkan, sehingga setelah bisa dikelola dengan baik fasilitasnya juga sudah siap," Ucapnya.
Sebelumnya, Matehsa menjelaskan pengembangan lahan ini akan terus dilanjutkan sampai target tahun 2027 mendatang. Dimana, untuk tahap pertama pihaknya menyiapkan lahan untuk pengembangan rumput yang juga akan dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
"Kita tanam sumber benih rumput seluas lima hektar, yang di dalamnya ada rumput odot dan rumput gajah," Jelas Matehsa.
Perihal pengembangan pengelolaan lahan peternakan ini, dirinya mengatakan pihaknya akan menargetkan hingga ke tahun 2027. Nantinya, pihaknya akan melakukan pembatasan seperti pembuatan batas-batas.
"Ke depan akan kita seleksi, sehingga tidak lagi terjadi kawin alam sehingga terjadi hibriding. Oleh karena itu nanti akan kita buat kawin suntik, atau iseminasi buatan," Katanya.
Selain itu, pihaknya juga nantinya akan mempersiapkan kebutuhan pendukung lainnya seperti pelayanan sehatan dan vaksinasi bagi ternak. Sebagai sarana pendukung lainnya, pihaknya juga akan mempersiapkan gedung untuk dipergunakan menjadi pusat pemantauan perkembangan ternak yang ada di sana.
(mns/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kawasan-pengembalaan-Mbal-Mbal-Nodi_Karo.jpg)