Rusia vs Ukraina

Militer Rusia Blokade Jalan ke Moskow, Bos Wagner: Putin Lakukan Kesalahan Besar, Serukan Pemakzulan

Kelompok tentara bayaran itu mengeklaim sebuah helikopter Rusia mencoba menyerang, dan kemudian ditembak ja

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
AP Photo
Aparat keamanan Rusia berjaga di depan poster dengan tulisan berbunyi "Bergabung dengan Kami Wagner" di sebuah jalan tol di luar St. Petersburg, Rusia, Sabtu, 24 Juni 2023. Pasukan keamanan Rusia merespons seruan pemberontakan bersenjata oleh pimpinan Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, dengan memerintahkan penangkapannya. (AP Photo) 

Dalam pernyataannya yang dirilis pada Jumat (23/4/2023), Prigozhin menyebut Moskow tahu bahwa Ukraina tidak akan menyerang Rusia dengan NATO.

Ia mengeklaim perang ini dikobarkan demi "promosi pribadi sekelompok bajingan. "Angkatan Bersenjata Ukraina tidak akan menyerang Rusia dengan blok NATO. Kementerian Pertahanan Rusia telah menipu publik dan presiden," kata Prigozhin, sebagaimana dikutip The Moscow Times.

Sebelum meluncurkan invasi, Presiden Rusia Vladimir Putin menyinggung ekspansi NATO di Eropa Timur sebagai alasan menyerang Ukraina.

Meskipun demikian, Prigozhin enggan menyalahkan Putin terkait invasi. Prigozhin juga menyalahkan otoritas militer Rusia karena merencanakan invasi dengan buruk. Ia menyebut Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu telah "mempermalukan" militer Rusia di Ukraina.

"Shoigu membunuh ribuan tentara Rusia yang paling siap tempur pada hari-hari pertama perang," kata Prigozhin.

"Bajingan sakit mental itu memutuskan, 'Tidak apa-apa mengirim beberapa ribu pria Rusia lagi sebagai umpan peluru. Mereka akan mati ditembak artileri, tetapi kami akan mendapat apa yang kami mau,'" lanjutnya.

Bos Wagner Minta Masyarakat Tak Percaya Informasi soal Perang yang Disebarkan Pemerintah Putin

Prigozhin pun meminta masyarakat Rusia tidak mempercayai informasi resmi tentang perang yang disebarkan pemerintah.

"Sejumlah besar teritori hilang. Serdadu-serdadu terbunuh, tiga atau empat kali lipat dari jumlah di dokumen yang dilaporkan ke atas (Kremlin)," kata Shoigu.

Per Sabtu (24/6), Wagner dilaporkan telah menduduki markas militer di Rostov, kota besar di selatan Rusia. Prigozhin merekam dirinya berada di Rostov dan menyebut pihaknya memburu Shoigu dan Gerasimov.

Sementara di Moskow, Putin telah menyampaikan pernyataan resmi terkait pemberontakan Wagner. Dia berjanji akan menindak tegas para pelaku pemberontakan.

"Angkatan Bersenjata dan badan pemerintah lain telah menerima perintah yang dibutuhkan," kata Putin, Sabtu.

"Tindakan tegas akan ditempuh untuk mengendalikan situasi di Rostov-on-Don. Situasinya masih sulit. Faktanya, tugas otoritas sipil dan militer dihalangi (Wagner)," lanjutnya. 

Baca juga: Putin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Wagner yang Telah Bersumpah Gulingkan Pemimpin Militer Rusia

(*/tribun-medan.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved