Rusia vs Ukraina

INILAH Sosok Prigozhin, Bos Tentara Bayaran Wagner Bikin Putin Marah, Kini Musuh Baru Militer Rusia

Inilah Sosok Yevgeny Prigozhin, Bos Tentara Bayaran Rusia Grup Wagner di Ukraina, Kini Musuh Baru Militer Rusia, Presiden Putin Marah Besar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
@CONCORDGROUP_OFFICIAL / AFP
SOSOK BOS GRUP WAGNER - Tangkapan video ini diambil dari video yang diposting di saluran Telegram @concordgroup_official pada 3 Maret 2023, menunjukkan Yevgeny Prigozhin di lokasi yang dirahasiakan. 

FSB juga meminta para personel tentara bayaran Wagner Group agar tidak mempedulikan perintah Yevgeny Prigozhin dan sebaliknya menangkapnya.

Wakil komandan operasi militer Rusia di Ukraina, Jenderal Sergei Surovikin, meminta pasukan Wagner mematuhi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pasukan Wagner diminta agar menerima komando dari para komandan militer Rusia dan kembali ke pangkalan mereka.

Dia mengatakan konflik politik bakal dimanfaatkan oleh musuh-musuh Rusia. "Saya perintah kalian agar berhenti," kata Jenderal Sergei Surovikin.

Pemberontakan tentara bayaran Rusia ini akan menjadi krisis domestik terbesar yang dihadapi Vladimir Putin.

Presiden Putin Sebut Bos Wagner Penghianat Negara

Presiden Rusia Vladimir Putin merasa kecewa atas sikap pimpinan dari perusahaan tentara bayaran Grup Wagner.

Putin mengaku, sikap dan tindakan Yevgeny Prigozhin seperti menikam dirinya dan rakyatnya dari belakang.

Ini merupakan pertama kalinya Presiden Vladimir Putin berbicara di hadapan publik lewat video.

Video Putin tersebut ditampilkan BBC, Sabtu (24/6/2023).

Putin mengatakan, tindakan yang dilakukan Yevgeny Prigozhin merupakan metode pemerasan dengan cara-cara teroris.

Presiden Putin berjanji, akan ada tindakan keras bagi orang yang "secara sadar memilih" pengkhianatan, pemerasan, dan metode teroris.

Putin dengan tegas menanggapi kelompok tentara bayaran Wagner yang telah bersumpah untuk menggulingkan kepemimpinan militer Rusia.

Dalam pidatonya, Putin memerintahkan konsolidasi semua kekuatan.

Putin mengatakan; "tindakan (Yevgeny Prigozhin) itu adalah "pengkhianatan negara" dan "menikamkan pisau ke punggung kami dari belakang".

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved