Geger, Mayat Wanita Ditemukan dengan Kondisi Tragis, Tubuh di Kamar Kepala di Ruang Tamu

Warga yang tak tahu apa-apa tiba-tiba dikagetkan dengan banyaknya polisi yang ada di sekitar rumah yang dihuni pengontra

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
TRIBUN MEDAN/HO
Ilustrasi Mayat Perempuan 

Bahar harus rela kehilangan istri tercintanya yang sehari sebelumnya sempat memberi suapan terakhir.

Hingga pada Rabu (21/6/2023) pagi istri Bahar yang berinisial Rahma (41) meregang nyawa di atas pohon jambu di sekitar rumahnya.

Dilansir dari Tribun Timur (22/6/2023) Bahar mengaku sedih dan tak percaya melihat sang istri mengakhiri hidup secepat itu.

"Sehari sebelum meninggal korban menyuapi suaminya, itu waktu malam," kata Kapolsek Binamu, Iptu Blasius Bastion Soge di Kantornya.

Ia mengungkapkan, Rahma sempat menyampaikan kalimat kepada sang suami tercinta.

Kalimat tersebut bernada suapan terakhir.

"Inimi suapan terakhirku, tidak dilihatma besok," ucapnya.

Keesokan hari, kalimat yang diucapkan Rahma ternyata terbukti.

Bahar yang sempat melaksanakan salat subuh bersama sang istri harus menelan pil pahit usai melihat istrinya tergantung di atas pohon.

"Besoknya jam 06.00 Wita istrinya sudah ditemukan tergantung di pohon jambu," ungkapnya.

Bahar melanjutkan, Rahma sempat melakukan hal serupa pada April 2023.

Saat itu, isti Bahar tersebut nekat menyayat urat nadinya akibat depresi penyakit gondok beracun yang telah lama dideritanya.

"Dua bulan lalu korban pernah menyayat nadinya pakai silet di rumah Keluarganya di Balangloe, tapi masih bisa diselamatkan sama keluarganya," tambahnya.

Diketahui, lokasi tewasnya Rahma hanya berjarak 100 meter dari rumahnya.

Rumah korban merupakan batas wilayah Kecamatan Turatea dan Kelara.

(*/Tribun-Medan.com) 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved