Berita Internasional
Remaja Tikam Saudaranya hingga Tewas, Pelaku Cemburu Korban Terlalu Disayangi Ibunya
Seorang remaja diketahui menikam saudaranya hingga tewas dengan pisau dapur milik ibu mereka.
Penulis: Rena Elviana Purba | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang remaja diketahui menikam saudaranya hingga tewas dengan pisau dapur milik ibu mereka.
Bahkan remaja tersebut membunuh saudaranya di depan ibu mereka tanpa merasa bersalah.
Tyler Lindley, remaja tersebut berulang kali menusukkan pisau ke leher dan dada saudaranya yang bernama Cameron Lindley di taman rumah ibu mereka saat kakaknya berjuang untuk hidupnya.
Dikutip dari Mirror.co.uk, Sabtu (17/6/2023) Cameron menderita luka yang mengerikan dalam penyerangan itu dan meninggal di tempat kejadian.
Karena perbuatannya, Lindley dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan jangka waktu minimum 18 tahun sebelum dia dapat mengajukan pembebasan, meskipun Dewan Pembebasan Bersyarat akan menentukan apakah dia aman untuk dibebaskan.
Hakim Thomas mengatakan mungkin dalam kasus Lindley dia tidak pernah dianggap aman untuk dibebaskan.
Swansea Crown Court mendengar bagaimana Tyler Lindley memiliki perilaku yang mengganggu dan berulang kali mengancam nyawa kakaknya, Cameron.
Tyler menganggap kakaknya adalah sosok yang terlalu dicintai oleh ibu mereka sehingga ia kurang mendapat kasih sayang.
Diketahui, ibu mereka merupakan orang tua asuh sehingga semasa kecilnya Tyler dan Cameron tumbuh besar di panti asuhan.
Selama masa kanak-kanak, Tyler menunjukkan perilaku bermasalah baik di sekolah maupun di panti asuhan dan ada intervensi dari sejumlah lembaga dan layanan kesehatan mental.
Pengadilan mendengar bahwa pada 8 September tahun lalu ada pertemuan keluarga dan rumah ibu saudara kandung di Treforis di Betws, Mid Wales, dan setelah keluarga besar pergi sekitar pukul 18.30 Cameron, Tyler, dan ibu mereka makan malam bersama.
Mereka menonton berita kematian Ratu di televisi, sementara cucu perempuan ibu sedang tidur di lantai atas.
Jaksa penuntut mengatakan sepanjang malam Tyler pergi untuk merokok.
Tetapi sang ibu melaporkan bahwa ia melihat Tyler berdiri di ambang pintu dapur sembari melotot ke arah mereka.
Tak disangka, Tyler mengambil pisau terbesar dari balok pisau di dapur, terkekeh dan meminta maaf kepada Cameron dan kemudian menerjang saudaranya dengan pisau itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Cameron-Lindley-pria-berusia-22-tahun-yang-tewas-mengenaskan.jpg)