Viral Medsos
Perang Suku di India, 55 Orang Tewas, Ratusan Korban Dirawat di Rumah Sakit, Ribuan Warga Dievakuasi
Sekitar 55 orang dilaporkan tewas dan sebanyak 260 orang di rawat di rumah sakit setelah terjadinya bentrikan antara kelompok etnis Kuki dan Meitei.
TRIBUN-MEDAN.COM - Perang Suku di India, 55 Orang Tewas, Ratusan Korban Dirawat di Rumah Sakit, Ribuan Warga Dievakuasi. Kerusuhan terjadi sejak Selasa (2/5/2023) lalu.
Korban tewas kerusuhan etnis/suku di negara bagian Manipur, India, telah menembus 55 orang.
Selain itu ratusan orang dirawat di rumah sakit, dan sebanyak 23.000 orang harus dievakuasi dan dipindahkan.
Sekitar 55 orang dilaporkan tewas dan sebanyak 260 orang di rawat di rumah sakit setelah terjadinya bentrikan antara kelompok etnis Kuki dan Meitei.
Jumlah tersebut dilaporkan oleh pejabat rumah sakit di Kota Imphal, Minggu (7/5/2023) malam.
Sementara itu, militer India mengatakan 23.000 warga sipil telah lari dari bentrokan tersebut, dan dipindahkan ke markas militer dan garnisun di negara bagian.
Menurut pejabat rumah sakit Imphal di Institut Ilmu Medis Regional, Institut Ilmu Medis Jawaharlal Nehru, dan Rumah Sakit Distrik Churachandpur, kebanyakan luka yang diderita adalah luka tembak.
“Kebanyakan pasien datang dengan sejumlah luka peluru atau dipukul di kepala dengan tingkat,” ujar Dr Mang Hatzow dari Rumah Sakit Distrik Churachandpur di Manipur kepada CNN.
Tentara India telah dikerahkan ke jalanan, dan selama lima hari internet diputus.
Pemimpin kelompok pemuda suku yang bekerja di Imphal, mengatakan rumahnya telah dirusak dan digeledah pada 4 Mei.
Sejak itu, ia pun tinggal di kamp tentara.
“Apa yang kita saksikan ini adalah adanya serangkaian serangan yang sistematis dan terencana dengan baik,” kata sang pemimpin pemuda yang menolak menyebut identitasnya dengan alasan keselamatan.
“Eksekusinya hampor klinis dan mereka tahu persis rumah tempat tinggal dari orang-orang komunitas suku,” tambahnya.
Ia mengatakan banyak rumah yang dibakar, semua gereja dirusak dan beberapa dibakar.
“Saya nyaris tak bisa melarikan diri. Massa sudah adalah di dalam rumah. Saya memanjat paga ke rumah tetangga. Saya baru saja datang dengan tas laptop saya ke kamp ini. Saya tak punya apa-apa,” katanya.
Ia mengatakan ada sekitar 5.500 orang yang tinggal di kampnya, dan total ada sekitar enam atau tujuh kamp di Imphal.
Untuk Sementara Jaringan Internet Diputus
Dalam peristiwa ini, para perusuh menyerang rumah, kendaraan, gereja dan kuil.
Ribuan tentara pun telah dikirim untuk menjaga ketertiban.
Akses internet telah diputus dan jam malam diberlakukan di beberapa distrik di Manipur.
Negara Bagian tetangga telah mulai mengevakuasi siswa mereka dari Manipur, yang berada di timur laut di India dan berbatasan dengan Myanmar.
Dikutip dari BBC, Senin (8/5/2023), pihak tentara mengatakan telah membuat situasi terkontrol.
Namun Pemerintahan Nasionalis-Hindu yang dipimpin BJP di negara bagian tersebut telah dituduh tidak cukup berbuat untuk menghindari kekerasan.
Anggota dari komunitas Meitei, yang setidaknya sebanyak 50 persen dari negara bagian itu telah menuntut inklusi di bawah kategori Suku Terjadwal selama bertahun-tahun.
India mencadangkan pekerjaan pemerintah, penerimaan perguruan tinggi, dan kursi terpilih di semua tingkat pemerintahan bagi komunitas di bawah kategori ini, untuk memperbaiki sejarah yang telah menolak kesempatan yang sama bagi mereka.
Status ini akan memberi masyarakat Meitei akses ke lahan hutan dan menjamin mereka sebagian dari pekerjaan pemerintah dan tempat di Lembaga pendidikan.
Namun, suku-suku lain khawatir mereka akan kehilangan kendali atas tempat tinggal leluhur mereka di hutan.
Pada Selasa (2/5/2023) lalu, ribuan orang suku dari distrik negara bagian berpartisipasi dalam pawai yang dipanggol oleh Persatuan Pelajar Semua Suku Manipur untuk menentang tuntutan komunitas Meitei.
Sehari kemudian, unjuk rasa serupa berubah menjadi kekerasan. Kemudian memicu kerusuhan di distrik lain yang kemudian menyebar. Masing-masing pihak saling menyalahkan atas kerusuhan tersebut.
(*/tribun-medan.com/kompas tv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KERUSUHAN-ETNIS-DI-INDIA.jpg)