Contoh soal SNBT 2023
Mau Masuk UNIMED, Berikut Contoh Soal SNBT 2023 Materi Literasi Bahasa Indonesia
Universitas Negeri Medan atau yang dikenal juga dengan Unimed adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Medan
Penulis: Istiqomah Kaloko |
Jawaban: D. Memakan hamburger yang besar membuat organ-organ tubuh tertentu bekerja lebih keras dan lama.
Pembahasan:
Dari kelima pilihan yang tersedia, hanya pilihan D yang berisi pernyataan yang sesuai dengan informasi dari teks.
Informasi dalam paragraf kedua menyatakan bahwa ginjal (organ pembuangan) dan jantung (organ peredaran darah) bekerja ekstra setelah pengonsumsian hamburger berukuran besar. Selain itu, informasi di paragraf keempat menyatakan bahwa, terlepas dari kecepatan metabolisme, tubuh tetap memerlukan waktu 2-3 hari untuk dapat dengan tuntas mengolah hamburger berukuran besar. Informasi ini mengindikasikan durasi yang lama.
4. Mengapa hamburger sering dijuluki sebagai “penggagal diet”?
A. Karena rata-rata seporsi hamburger mengandung sekitar 540 kalori
B. Karena junk food hanyadapat memberikan efek kenyang selama 40 menit hingga 1 jam
C. Karena metabolisme tubuh setiap individu membutuhkan waktu 3 hari untuk mencerna
D. Karena hamburger selalu memberikan efek buruk pada kesehatan jika dikonsumsi berlebih
E. Karena hamburger mengandung zat tertentu yang membuat tubuh sulit memberikan sinyal kenyang
Jawaban: E. Karena hamburger mengandung zat tertentu yang membuat tubuh sulit memberikan sinyal kenyang
Pembahasan:
Soal menanyakan alasan hamburger sering dijuluki “penggagal diet.”
Informasi yang berkaitan dengan istilah “penggagal diet” terdapat dalam paragraf pertama teks. Namun, penjelasan maknanya ada di paragraf kedua. Paragraf kedua menyebutkan bahwa kandungan natrium (garam) dan fruktosa (gula) yang tinggi dalam hamburger memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan berlemak sehingga setangkup hamburger seringkali terasa tak cukup.
Kesimpulannya, jawaban yang tepat adalah pilihan E karena kandungan natrium dan fruktosa membuat tubuh sulit memberikan sinyal kenyang. Karena kandungan dua zat tersebut, pemakan hamburger justru terpicu untuk makan makanan berlemak sehingga ia akan kesulitan menjalani diet.
5. Apakah dampak yang akan terjadi dalam masyarakat jika hamburger menjadi makanan nomor satu yang digemari dalam masyarakat tersebut?
A. kenaikan berat badan seseorang
B. peningkatan angka kematian yang signifikan
C. pemantauan kandungan gizi masyarakat oleh pemerintah
D. gangguan tatanan sosial karena masalah kesehatan
E. lonjakan angka ketergantungan dan suplai bahan pangan
Jawaban: D. gangguan tatanan sosial karena masalah kesehatan
Pembahasan:
Soal menanyakan dampak yang terjadi dalam sebuah masyarakat jika hamburger banyak dikonsumsi oleh anggota-anggota masyarakat tersebut. Dari lima pilihan yang tersedia, pilihan yang paling tepat adalah pilihan D karena dampak yang disebutkan dalam pilihan ini adalah hipotesis yang sahih yang dapat dibuat dari teks bacaan.
Teks mengungkapkan bahwa hamburger adalah makanan yang menyebabkan beberapa organ tubuh bekerja di luar batas normal. Hal ini berimplikasi pada permasalahan kesehatan pada diri individu pemakan hamburger. Lalu, jika individu-individu tersebut tergabung dalam sebuah masyarakat, mereka menjadi agen-agen yang mempopulerkan dan menormalkan konsumsi hamburger. Hasilnya, makin banyak orang dalam masyarakat tersebut yang berpotensi memiliki permasalahan kesehatan yang kemudian menjadi beban ekonomi dalam keluarga mereka masing-masing. Beban ekonomi tersebut pada gilirannya dapat memicu masalah-masalah sosial yang meluas sehingga tatanan sosial dalam masyarakat tersebut terancam.
6. Tono baru saja memakan habis satu porsi hamburger. Efek apa yang paling cepat dirasakan Tono?
A. aperubahan natrium dan fruktosa menjadi lemak
B. peningkatan tenaga dan rasa ingin makan
C. peningkatan gula darah dalam tubuh
D. pembuangan lebihan natrium oleh ginjal
E. jantung memompa darah lebih cepat
Jawaban: B. peningkatan tenaga dan rasa ingin makan
Pembahasan:
Soal menanyakan efek yang paling cepat dirasakan orang setelah memakan satu porsi hamburger.
Informasi yang berkaitan dengan efek setelah pengonsumsian hamburger ada di paragraf kedua, ketiga dan keempat. Berikut ini rangkuman efek-efek tersebut yang disusun berdasarkan urutan pembicaraan dalam teks.
Tubuh mencerna dan mengubah sisa kalori menjadi lemak.
Dalam waktu 10 menit setelah makan, kadar gula darah meningkat.
Dalam waktu 20 menit setelah makan, muncul keinginan untuk makan makanan berlemak
Dalam waktu 30 menit setelah makan, ginjal menyingkirkan lebihan natrium dan jantung memompa darah lebih keras.
Selama 40 menit hingga 1 jam, pemakan merasa kenyang.
Setelah itu, pemakan merasa lapar kembali
Dalam waktu 2-3 hari, tubuh tuntas mengolah zat-zat yang dikandung dalam hamburger tersebut.
Karena soal menanyakan efek yang dapat dirasakan, hanya efek nomor 3, 5, dan 6 yang dapat menjadi kandidat jawaban. Lalu, dari lima pilihan yang tersedia, hanya pilihan B yang mengandung salah satu dari ketiga efek tersebut. Oleh sebab itu, pilihan A, C, D, dan E dapat diabaikan. Meskipun efek peningkatan tenaga di pilihan B tidak dibicarakan secara tersurat di teks, efek tersebut dapat disimpulkan dari efek nomor 1, tubuh mengubah sisa kalori menjadi lemak. Frasa “sisa kalori” menyiratkan penggunaan kalori. Kalori adalah satuan nilai energi dalam makanan. Dengan demikian, efek tersebut menyiratkan peningkatan energi atau tenaga.
Teks berikut untuk soal no 7 - 8
Mengonsumsi Buah yang Benar dan Sehat
(1) Disarankan mengonsumsi buah 20—30 menit sebelum makan. Hal itu akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal. Buah juga akan menjadi detoks yang efektif untuk tubuh jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Sementara itu, mengonsumsi buah setelah makan akan membuat penyerapan tubuh atas fruktosa menjadi lebih lambat sehingga memicu begah, bahkan diare atau sakit perut.
(2) Disarankan makan buah satu jam sebelum berolahraga karena buah akan menjadi suntikan nutrisi yang baik dan meningkatkan energi tubuh tanpa membuat kekenyangan atau mual.
(3) Buah segar jauh lebih baik. Buah-buahan memang kaya akan serat dan berbagai vitamin. Namun, tidak demikian dengan buah kalengan, buah beku, atau buah yang telah diproses. Buah yang seperti ini umumnya memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, bahkan dapat pula mengandung pengawet atau bahan kimia tambahan lainnya yang bisa membahayakan tubuh.
7. Berdasarkan pernyataan pada poin 3, dapat diasumsikan bahwa....
A. buah kalengan atau buah beku tidak dapat dikonsumsi karena berbahaya.
B. buah dengan kandungan gula yang tinggi membahayakan kesehatan tubuh.
C. kandungan yang tidak baik untuk tubuh mungkin terdapat pada buah beku.
D. pengawet atau bahan kimia tambahan menyebabkan buah tidak dapat dikonsumsi.
E. kandungan gula yang tinggi dan pengawet terkandung dalam setiap buah kalengan.
Jawaban: C. kandungan yang tidak baik untuk tubuh mungkin terdapat pada buah beku.
Pembahasan: Sebuah asumsi bisa didapatkan dari pemahaman akan informasi yang tersedia. Pada pernyataan nomor 3, terdapat pernyataan Buah yang seperti ini umumnya memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, bahkan dapat pula mengandung pengawet atau bahan kimia tambahan lainnya yang bisa membahayakan tubuh. Frasa buah yang seperti ini merujuk pada buah kalengan, buah beku, atau buah yang telah diproses yang disebutkan pada kalimat sebelumnya.
Berdasarkan informasi tersebut, dapat diasumsikan bahwa kandungan yang tidak baik untuk tubuh mungkin terdapat pada buah beku. Asumsi tersebut didasarkan pada kalimat dapat pula mengandung pengawet ... yang bisa membahayakan tubuh.
8. Berdasarkan bacaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa....
A. buah segar harus dikonsumsi karena kaya serat dan berbagai vitamin
B. buah mengandung vitamin dan merupakan detoks yang efektif bagi tubuh
C. lambatnya penyerapan fruktosa menyebabkan begah, diare, dan sakit perut
D. mengonsumsi buah tepat sebelum berolahraga dapat meningkatkan energi
E. konsumsi buah usai makan membuat penyerapan buah oleh tubuh tidak maksimal
Jawaban: E. konsumsi buah usai makan membuat penyerapan buah oleh tubuh tidak maksimal
Pembahasan: Simpulan merupakan kesudahan pendapat atau pendapat terakhir yang didasarkan pada uraian sebelumnya. Untuk dapat menemukan simpulan yang tepat, pembaca perlu memahami isi bacaan. Bacaan pada soal membahas cara untuk mengonsumsi buah yang benar dan sehat.
Simpulan yang tepat berdasarkan bacaan tersebut adalah konsumsi buah usai makan membuat penyerapan buah oleh tubuh tidak maksimal. Simpulan tersebut didapatkan dari informasi pada nomor (1). Pada informasi (1), disebutkan bahwa konsumsi buah sebelum makan akan membuat penyerapan buah oleh tubuh menjadi maksimal. Sementara itu, makan buah setelah makan akan membuat penyerapan fruktosa menjadi lebih lambat (penyerapan tidak maksimal). Berdasarkan kedua informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa konsumsi buah usai makan akan menyebabkan penyerapan buah tidak maksimal.
Teks berikut untuk menjawab soal nomor 9 - 10
Galaktosa adalah salah satu jenis gula yang terdapat di dalam susu, baik ASI maupun susu formula. Pada kondisi normal, galaktosa akan dicerna oleh tubuh dan diubah menjadi energi. Akan tetapi, pada penderita galaktosemia, tubuh tidak dapat mencerna galaktosa sehingga zat tersebut menumpuk di dalam darah. Jika menumpuk dalam darah, galaktosa dapat mengalir ke organ-organ tubuh, seperti ginjal dan hati. Galaktosa yang mengalir ke organ tubuh akan diubah menjadi galaktitol, yaitu salah satu zat yang beracun bagi tubuh. Akibatnya, organ tubuh dapat mengalami kerusakan.
Galaktosemia (galactosemia) tergolong penyakit langka yang terjadi pada sekitar 1 dari 48.000 bayi di seluruh dunia. Galaktosemia disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada gen GALT, GALK1, dan GALE. Gen-gen tersebut berfungsi untuk membentuk enzim galaktokinase yang mengubah galaktosa menjadi energi. Mutasi menyebabkan gen-gen tersebut hanya dapat memproduksi sedikit enzim galaktokinase. Akibatnya, tubuh tidak dapat mencerna galaktosa dengan baik. Galaktosemia diturunkan dari orang tua kepada anak dalam pola penurunan autosomal recessive. Jika kedua orang tua memiliki gen galaktosemia, risiko anaknya menderita galaktosemia adalah sebesar 25 persen pada setiap kehamilan. Meskipun galaktosemia dapat berakibat fatal, bayi yang terlahir dengan kondisi ini dapat hidup normal jika segera diberikan penanganan yang tepat.
9. Makna paling tepat kata galaktosemia dalam bacaan adalah…..
A. bayi dengan kondisi yang tidak dapat minum baik ASI maupun susu formula.
B. penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh tidak dapat mencerna galaktosa
C. galaktosa yang menumpuk dalam darah dan mengalir ke organ-organ tubuh yang vital
D. tubuh tidak dapat mencerna galaktosa sehingga zat tersebut menumpuk di dalam darah
E. galaktosa yang mengalir ke tubuh menjadi galaktitol sebagai zat yang beracun bagi tubuh
Jawaban: B. penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh tidak dapat mencerna galaktosa
Pembahasan: Dalam kunci jawaban B, terdapat kata kunci makna kata galaktosemia, yakni penyakit keturunan sebagai inti dari makna kata galaktosemia. Adapun pilihan jawaban A, C, D, dan E merupakan pengecoh karana hanya merupakan unsur atau bagian dari ciri penanda makna kata galaktosemia.
10. Dalam bacaan terdapat pernyataan “Galaktosemia (galactosemia) tergolong penyakit langka yang terjadi pada sekitar 1 dari 48.000 bayi di seluruh dunia."
Pernyataan berikut ini yang merupakan penjelas yang tepat atas pernyataan tersebut adalah…..
A. galaktosemia disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada gen GALT, GALK1, dan GALE.
B. gen-gen yang berfungsi untuk membentuk enzim galaktokinase yang mengubah galaktosa menjadi energi
C. mutasi yang menyebabkan gen-gen tersebut hanya dapat memproduksi sedikit enzim galaktokinase
D. galaktosemia diturunkan dari orang tua kepada anak dalam pola penurunan autosomal recessive.
E. bayi dengan galaktosemia dapat hidup normal jika segera diberikan penanganan yang tepat
Jawaban: D. galaktosemia diturunkan dari orang tua kepada anak dalam pola penurunan autosomal recessive.
Pembahasan: Dalam jawaban D terdapat kata kunci diturunkan dari orang tua kepada anak sebagai penyakit langka dengan perbandingan 1:48.00 dari bayi di seluruh dunia. Adapun pilihan jawaban A, B, dan C merupakan pengecoh yang berisi penjelasan tentang gen yang merupakan salah satu unsur, bagian, atau sifat tentang keturunan, sedangkan pilihan jawaban E sebagai pengecoh yang berupa sifat atau ciri bayi yang menderita galaktosemia.
(cr31/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mau-Masuk-UNIMED-Berikut-Contoh-Soal-SNBT-2023-Materi-Literasi-Bahasa-Indonesia.jpg)