Pemeriksaan Propam
Kapolres Belawan Diperiksa Propam, Wilayah Hukumnya Kini Rawan Kejahatan, Begal Berkeliaran
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon kini diperiksa Propam Polda Sumut imbas kematian Bripka Arfan Saragih
Kemudian, untuk kematian Bripka Arfan Saragih, polisi memeriksa saksi baru yang melihat kendaraan Arfan tak jauh dari lokasi.
Polisi juga telah memeriksa kurir jasa pengiriman barang yang mengantarkan diduga racun ke Arfan.
"Termasuk juga tim memeriksa saat-saat akhir almarhum mulai dari Polres ketika mengikuti apel pagi sampai dengan detik terakhir saat terakhir yang dilihat," kata Panca.
Baca juga: Respons Kapolda Sumut, Bripka Arfan Dibunuh? Kompolnas hingga Kapolri Diminta Bentuk Tim Khusus
Wilkum Belawan Rawan Begal dan Geng Motor
Di saat Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon diperiksa Propam Polda Sumut, terungkap bahwa wilayah hukumnya rawan kejahatan seperti begal dan geng motor.
Seorang pengguna jalan bernama Faysal Nugroho kena tebas klewang oleh komplotan begal dan geng motor pada Minggu (26/3/2023) kemarin.
Kejadian pembacokan itu terjadi di Jalan Veteran Pasar VI, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.
Sebelum kejadian, kata Faysal, dia dan tiga temannya hendak berangkat menuju ke Belawan untuk memancing ikan di laut.
Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Begal yang Ancam Mahasiswa Pakai Besi di Tembung
Saat melintasi lokasi kejadian, mereka berpapasan dengan segerombolan anak geng motor yang membawa senjata tajam, dan langsung menyerang mereka secara tiba tiba.
"Kami waktu itu naik mobil pikap mau ke Belawan untuk mancing, nah, saat melintasi kawasan itu, kami berpapasan sama geng motor. Enggak ada angin, enggak ada hujan langsung main serang aja mereka, kebetulan kan aku duduk di bak pikap, tepat di belakang sopir. Jadi cuman aku yang kena sabetan senjata tajam itu," kata Faysal Nugroho kepada Tribun Medan, Selasa (28/3).
Faysal menyebutkan, gerombolan geng motor tersebut ada belasan orang.
Mereka berboncengan membawa senjata tajam yang digesek-gesekan ke aspal jalan raya.
Baca juga: Fakta-fakta 1 Remaja Tewas dan 2 Kritis Dimassa, Sempat Letuskan Petasan hingga Dikira Geng Motor
"Ada belasan motor mereka sambil bawa celurit. Celuritnya pun digesek-gesekan ke aspal, mungkin biar makin tajam kan," ungkapnya.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon ketika dikonfirmasi mengenai mulai maraknya aksi begal dan geng motor di wilayah hukumnya memilih bungkam.
Hingga berita ini dimuat, mantan Kapolres Samosir itu tak mau memberikan keterangan.(tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kolase-Kapolda-Sumut-dan-AKBP-Josua-Tampubolon.jpg)