Berita Sumut
Pemuda Katolik Minta Edy Rahmayadi Mundur Karena Lantik Orang Mati dan Koruptor Jadi Pejabat
Kalau Edy Rahmayadi tak mampu memecat Kepala BKD, baiknya dia saja yang mundur seperti yang dibilangnya itu. Biar Ijeck saja yang jadi gubernur.
"Masih ada lagi ini ke depan, Senin nanti terus untuk melengkapi organisasi ini. Jadi perubahan jabatan-jabatan yang harus segera. Kita belum cerita kualitas untuk eselon III dan IV. Kita baru cerita kuantitas, supaya organisasi itu ada yang mengawasinya. Nah mudah-mudahan ke depan, ini akan terseleksi," pungkasnya.
Edy Rahmayadi Diminta Mundur
Ketua Pemuda Katolik Sumatera Utara, Parulian Silalahi mengkritik kebijakan Edy Rahmayadi yang melantik ratusan orang pejabat menjelang akhir masa jabatannya. Menurutnya apa yang dilakukan Edy Rahmayadi adalah nafsu sesaat dan bukan untuk kemajuan Sumatera Utara.
"Semacam dikebut pelantikannya. Bayangkan ratusan orang diganti menjelang jabatannya berakhir. Kalau ini dia lakukan saat dia awal menjabat. Masuk akal untuk pembangunan Sumatera Utara. Ini di akhir, apa yang bisa dikerjakan lagi," ujar Parulian, Sabtu (4/3/2023).
Kesalahan yang terjadi dalam pelantikan ini kata Parulian tidak terlepas dari ke terburu-buruan Edy Rahmayadi. "Bayangkan orang mati dilantik. Koruptor dilantik. Yang pensiun dilantik. Mau dibawa kemana coba Sumatera Utara ini," ujarnya.
Kata Parulian, harus ada yang bertangung jawab atas kesalahan fatal yang terjadi. "Ini kalau dibiarkan begitu saja, suram masa depan Sumut ini. Bayangkan Kepala BKD yang sangat ceroboh seperti itu masih dipertahankan, bisa-bisa orang mati dan koruptor semua nanti yang jadi pejabat," ujarnya.
Parulian pun meminta Edy Rahmayadi sebagai Gubernur harus memecat Kepala BKD. "Kepala BKD seperti itu tak usah dipertahankan. Pecat aja. Main-main dia kerja. Atau jangan-jangan selama ini, gaji orang mati ini masih jalan dibuatnya, makanya dipilih lagi jadi pejabat," kata Parulian.
"Kalau Edy Rahmayadi tak mampu memecat Kepala BKD, baiknya Edy Rahmayadi saja yang mundur seperti yang dibilangnya itu. Biar Ijeck saja yang jadi gubernur, karena dia saya yakin bisa memecat kepala BKD itu," pungkas Parulian.
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Edy-Rahmayadi-dan-Parulian-Silalahi.jpg)