Berita Viral

Kapal Tanker Bermuatan Aspal Karam dan Cemari Pantai di Nias Utara

Kapal tengker MV Aashi yang bermuatan aspal terdampar dan karam di Pantai Tugala Oyo, Nias Utara, Sumatera Utara pada Minggu (12/2/23).

|
Penulis: Putri Chairunnisa |
Ho / Tribun Medan
Kapal Tanker Bermuatan Aspal Karam 

TRIBUN-MEDAN.COM – Kapal tengker MV Aashi yang bermuatan aspal terdampar dan karam di Pantai Tugala Oyo, Nias Utara, Sumatera Utara pada Minggu (12/2/23).

Kapal tengker tersebut diketahui karam setelah beberapa kali mengalami kebocoran akibat cuaca buruk sebelum tiba ke tujuannya di Sibolga, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat sejak pertama kali berlayar dari Uni Emirat Arab pada Minggu (22/1/23).

Kebocoran yang semakin parah membuat kapal tengker tersebut akhirnya karam di perairan Nias Utara.

Akibat peristiwa ini, anak buah kapal yang merupakan warga negara India sudah dievakuasi.

Kebocoran muatan aspal yang diangkut menyebabkan pencemaran di sekitar 70 kilometer pesisir Nias Utara.

Hal itu terbukti melalui sebuah unggahan akun Instagram @tkpmedan pada Selasa (21/2/23)

Pada unggahan itu menunjukkan suasana pesisir pantai Tugala Oyo yang di perairannya terdapat tumpahan lelehan aspal dalam jumlah besar dan tersebar yang mulai mengeras.

Berdasarkan hasil penyelidikan Dinas Perikanan dan Dinas Lingkungan Hidup Nias Utara, tumpahan aspal itu pun kian meluas setiap harinya.

Peristiwa ini diketahui berimbas pada aktivitas nelayan sekitar dan pariwisata Nias Utara.

Di mana para nelayan menjadi kesulitan untuk mencari ikan dan tercemarnya biota laut.

Aktivitas pariwisata pun harus terhenti lantaran pesisir pantai yang biasanya dipakai untuk wisatawan berselancar telah terpapar tumpahan aspal.

Dikutip dari kompas.com, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu mengharapkan bantuan untuk menyelesaikan masalah ini dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Kami minta bantu, pemerintah propinsi dan pusat, bantu kami, kami tidak bisa melakukan tindakan pembersihan laut yang sudah tercemar," ujar Amizaro.

Hal itu ia sampaikan lantaran hingga kini agen kapal tangker tersebut masih enggan bertanggungjawab atas tumpahan aspal yang mencemari perairan Nias Utara.

(cr32/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved