Eks Wali Kota Rampok Wali Kota
Eks Wali Kota Blitar Rampok Wali Kota, Sempat Lontar Ancaman Balas Dendam karena Merasa Dizalimi
Aneh tapi nyata, eks walikota malah rampok walikota Blitar. Dilatarbelakangi dendam. Viral pula video detik-detik perampokan.
TRIBUN-MEDAN.COM - Publik dikagetkan dengan penangkapan mantan Wali Kota M Samanhudi Anwar sebagai dalang perampokan di Rumdis Wali Kota Blitar pada 12 Desember 2022.
M Samanhudi baru keluar dari penjara pada 10 Oktober 2022 setelah pada Juli 2018 ditahan terkait kasus suap.
Saat keluar dari penjara, Samanhudi sempat mengancam akan balas dendam karena merasa dizalimi.
Publik pun menerjemahkan ancaman balas dendam itu diaplikasikan dengan merampok rumah wali kota.
Keterlibatan Samanhudi diketahui setelah polisi menangkap tiga pelaku lain yakni Mujiadi (54), Asmuri (54) dan Ali Jayadi (57).
Baca juga: Prabowo Subianto Tak Sungkan Puji Wali Kota Bobby Nasution di Hadapan Gubernur Edy Rahmayadi
Personel Jatanras Polda Jatim menangkap Samanhudi saat berolahraga di Lapangan Futsal Mareno.
Saat ini Samanhudi ditahan di Mapolda Jawa Timur guna pemeriksaan lebih lanjut.
Selengkapnya saksikan video:
Mantan Wali Kota Blitar Jadi Otak Rampok, Berperan Beberkan Letak Sejumlah Barang yang Dicuri
Viral rekaman CCTV yang merekam detik-detik perampok satroni Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso.
Diketahui dari rekaman tersebut, perampok datang mengendarai mobil warna hitam dengan pelat warna merah yang diduga palsu.
Sementara itu tampak seorang pria membukakan gerbang untuk mobil tersebut. Siapa?
Wali Kota Blitar, Santoso akhirnya pasrah saat diminta menunjukkan brankas oleh perampok.
Ia merelakan hartanya raib daripada istrinya, Feti Wulandari ditelanjangi oleh perampok yang menyatroni rumah dinasnya.
Bagaimana kondisi terkini Santoso dan istri?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rampok-blitar-tribunmedan.jpg)