Kasus Pembunuhan Mutilasi

Postingan Terakhir Angela, Punya Hubungan Asmara Korban dengan Pelaku Pembunuhan Mutilasi?

Hingga kini polisi masih mendalami dugaan motif asmara di balik kasus pembunuhan sadis tersebut.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Lokasi penemuan jasad perempuan yang diketahui bernama Angela. Tubuhnya dimutilasi ditemukan dalam dua boks kontainer di Desa Lambangsari, Bekasi, Jumat (30/12/2022). 

"Selain itu pelaku bingung mau dikubur dan buang ke mana jasad korban," jelas Resa.

Alhasil, Ecky memutuskan untuk memutilasi korban dan memasukan jasad ke dalam boks yang berada di dalam kontrakannya itu.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah polisi mencari keberadaan Ecky Listhiantho yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Pencarian Ecky terus dilakukan hingga akhirnya pada Jumat (30/12/2022) pekan lalu, polisi menemukan petunjuk bahwa Ecky berada di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi.

IDentitas Korban Terungkap dari DNA

Pelaku mutilasi di Bekasi, M Ecky Listiantho (34), diduga menyimpan mayat korban di kontrakannya selama 1 tahun 1 bulan.

Disampaikan Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, pelaku membunuh dan memutilasi Angela Hindriati Wahyuningsih (54) pada November 2021.

Kombes Hengki Haryadi
Kombes Hengki Haryadi (wartakota)

"Pembunuhan diduga terjadi pada bulan November 2021. Dan selama kurun waktu kurang lebih 1 tahun 1 bulan, jenazah di simpan di kost-kostan tersangka yang juga sering digunakan tersangka apabila tidak berada di rumahnya," kata Kombes Hengki kepada wartawan, Jumat (6/1/2023).

Hengki memaparkan, identitas korban dapat terungkap setelah dilakukan
pemeriksaan DNA hasil kolaborasi antara kedokteran forensik RS Bhayangkara, RS Sutanto dan Laboratorium Forensik Polri.

Lamanya proses identifikasi lantaran, tim penyidik perlu memastikan identitas korban dengan mengedepankan scientific crime investigation.

Lebih lanjut, tim penyidik resmob ditreskrimum Polda Metro Jaya masih tetap menganalisa terkait motif dan lain sebagainya.

"Termasuk juga latar belakang tersanfka yang melakukan tindak kejahatan yang cukup keji ini," tutur dia.

Team penyidik juga bekerja sama dengan team APSIFOR ( asosiasi psikologi forensik) dan juga psikiatri forensik.

Sebelumnya, kasus dugaan mutilasi terkuak berawal dari laporan istri pelaku ke Mapolsek Bantar Gebang yang mencari keberadaan Ecky lantaran ia tak kunjung pulang ke rumahnya di Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, sejak 23 Desember 2022 lalu.

Polisi yang menelusuri keberadaan Eky kemudian menghampiri kontrakan yang disewanya di Tambun Selatan pada Kamis (29/12/2022) malam.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved