Kasus Pembunuhan Mutilasi

Postingan Terakhir Angela, Punya Hubungan Asmara Korban dengan Pelaku Pembunuhan Mutilasi?

Hingga kini polisi masih mendalami dugaan motif asmara di balik kasus pembunuhan sadis tersebut.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/JOY ANDRE T
Lokasi penemuan jasad perempuan yang diketahui bernama Angela. Tubuhnya dimutilasi ditemukan dalam dua boks kontainer di Desa Lambangsari, Bekasi, Jumat (30/12/2022). 

Juga akun @afpoerbo menuliskan pertanyaan kemana mPok.

Terlihat dalam unggahan lainnya, Angela sering membagikan kegiatan seperti berkebun dan kesehariannya sebagai karyawan perusahaan supermarket Super Indo.

 Kronologi Hilang 

Turyono mengatakan kepada Tribun Jabar bahwa pihaknya baru melaporkan kehilangan tersebut pada Jumat (26/7/2019) ke SPKT Mapolda Jawa Barat.

"Saya Jumat kemarin bersama pengacara saya melapor ke Mapolda Jabar.
Kalau saya sendiri terakhir kali berkomunikasi dengan Angela pada 19 Juni 2019 tepat pada tanggal hari kelahirannya, namun tidak ada balasan," kata Turyono kepada Tribun Jabar (29/7/2019).

Penuturan Truyono saat dikonfirmasi bahwa pada 24 Juni 2019, Angela masih melakukan komunikasi di grup whatsapp kantorya.

Sepengetahuan keluarga, sejak tanggal 21 hingga 23 Juni 2019, Angela masih berkunjung ke beberapa kantor tempat ia bekerja di wilayah Jakarta dan Cibinong.

Keluar dari Hotel pada 24 Juni 2019, kabar Angela sudah tidak terdengar lagi. Sehingga keluarga mulai melakukan pencarian dan melakukan pelaporan kepada Polda Jabar.

Alasan Pelaku Tinggal Bersama Jasad Korban 

 Jasad perempuan korban mutilasi di salah satu rumah kontrakan di daerah Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat, diketahui bernama Angela Hindriati Wahyuningsih (54).

Polisi mengungkapkan jasad perempuan paruh baya itu disimpan di dalam boks oleh tersangka M Ecky Listhiantho (34) selama satu tahun lebih.

Alasan Ecky nekat 'tinggal' bersama jasad Angela karena takut aksinya diketahui warga.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Resa Marasabessy mengungkapkan hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Ecky.

"Dia (Ecky) itu kenapa menyembunyikan jasad korban di tempatnya karena takut ketahuan oleh warga," kata Resa, Jumat (6/1/2023), seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, dia menyebut, seusai mengeksekusi Angela pada 2021 silam, Ecky juga mengaku kebingungan dalam mencari tempat untuk menguburkan jenazah korban.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved