Berita Sumut

Hujan Deras, Jembatan Penghubung Kecamatan dan Tanggul Sungai di Sergai Rusak

Salah satu jembatan yang rusak ada di Dusun III, Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan. Jembatan itu merupakan akses penghubung antar desa di dua Kecamatan

Penulis: Anugrah Nasution |
Dinas PUPR Sergai
Kondisi jembatan penghubung antar kecamatan dan tanggul sungai di Kabupaten Serdangbedagai rusak akibat terkikis air hujan deras yang terjadi sejak Kamis (8/12/2022) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Hujan deras yang mengguyur selama satu harian membuat jembatan penghubung antar kecamatan di Kabupaten Serdangbedagai rusak.

Selain itu, air yang melimpah juga menyebabkan tanggul sungai roboh. 

Baca juga: Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Langkat Kian Rusak, Truk Bertonase Tinggi Kerap Melintas

Salah satu jembatan yang rusak ada di Dusun III, Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan. Jembatan itu merupakan akses penghubung antar desa di dua Kecamatan. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sergai, Johan Sinaga mengatakan, jembatan yang rusak akibat kikisan air hujan yang terjadi sejak Kamis (8/12/2022) malam. 

"Karena hujan jembatan menuju Desa Sukajadi Kecamatan Perbaungan menjadi rusak. Ini merupakan ruas Jalan Kabupaten, jembatan yang terakhir dibangun tahun 2007, jalan ini akses menuju Desa Kota Galuh dan Desa Sukajadi," kata Johan kepada Tribun Medan, Jumat (9/12/2022). 

Johan mengatakan, kerusakan jembatan berada pada oprit atau penghubung jalan dengan jembatan.

Meski begitu, kata Johan jembatan tersebut masih dapat dilalui. 

"Karena terkikis air jadi pada bagian oprit kondisinya jadi rusak. Meski begitu tidak ada masalah masih bisa dilintasi. Namun masyarakat harus hati hati dan memperhatikan kondisi jembatan," kata dia. 

Selain jembatan, Johan mengatakan beberapa infrastruktur seperti tanggul sungai pun rusak.

Salah satunya tanggul Sungai Sibaro yang ada di Kecamatan Tebingtinggi juga jebol dihantam air. 

"Selain itu ada tanggul sungai yang rusak karena hujan deras yang terjadi seperti tanggul sungai Sibaro yang ada di Kecamatan Tebingtinggi dan membuat air membanjiri rumah warga," kata dia. 

Pihaknya, lanjut Johan, masih terus memeriksa infrastruktur yang rusak akibat diguyur hujan. 

Baca juga: Baru Saja Dibangun Pemko Medan, Bagian Besi Pada Jembatan Titi Dua Sicanang Mau Digasak Maling

Katanya, Dinas PUPR Sergai akan melakukan pengecekan dan perbaikan infrastruktur vital agar tak menggangu aktivitas warga. 

"Saat ini kita masih dilapangan untuk mengecek mana mana saya yang rusak. Dan kami akan berusaha untuk segera memperbaikinya agar aktivitas warga tidak terganggu," tutupnya. 

(cr17/tribun-medan.com) 


 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved