Penganiayaan

Kader PDI Perjuangan dan Nasdem Dilapor Gebuki Warga, Kasusnya Diambil Alih Polrestabes Medan

Kasus dua anggota DPRD Medan yang dilaporkan gebuki warga kini diambil alih Polrestabes Medan dari Polsek Medan Baru

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Alfiansyah
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDIP David Roni Sinaga (kiri) dan Habib Sinuraya dari Fraksi Nasdem (tengah) didampingi kuasa hukumnya (kanan) saat menunjukkan bukti laporan polisi, Jumat (2/12/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kasus dua Anggota DPRD Medan yang gebuki warga kini diambil alih Polrestabes Medan dari Polsek Medan Baru.

Adapun dua Anggota DPRD Medan yang dilapor gebuki warga masing-masing David Roni Sinaga dari PDI Perjuangan dan Habiburrahman Sinuraya dari Nasdem.

Meski sudah dilaporkan, tapi dua Anggota DPRD Medan ini belum ditahan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan, penyidik masih mendalami kasus ini. 

Baca juga: INI WAJAH Dua Anggota DPRD Medan yang Gebuki Warga, Korbannya Dituding Minta Damai Rp 3 Miliar

Baca juga: Diduga Mabuk, Dua Anggota DPRD Medan Gebuki Warga di Hiburan Malam

"Kasusnya sudah kami tarik dan ditangani Sat Reskrim Polrestabes Medan," kata Kompol Teuku Fathir, Sabtu (3/12/2022).

Mantan Kapolsek Medan Baru ini mengatakan, proses penyelidikan dan penyidikan sedang berlangsung.

Pihaknya masih memintai keterangan saksi dan tengah mengumpulkan bukti. 

"Pastinya sejumlah saksi sedang kami proses untuk dimintai keterangan. Selain itu sejumlah barang bukti juga sedang kita kumpulkan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," sebutnya. 

Cerita versi Anggota DPRD Medan

Menurut David Roni Sinaga, Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, kasus penganiayaan yang dituduhkan kepada dirinya berlangsung di hiburan malam High5 Bar & Lounge, Jalan Abdullah Lubis, Kecamatan Medan Baru, pada Sabtu (5/11/2022) silam.

Menurut David Roni Sinaga, kejadian tersebut tidaklah seperti yang diceritakan oleh Hamdani Parinduri, pengacara dari Khalik Fazduani.

Sebelum kejadian, David Roni Sinaga bersama Habiburrahman Sinuraya dan keluarganya mendatangi tempat hiburan malam tersebut untuk menghadiri undangan yang diselenggarakan oleh rekannya.

Baca juga: Anggota DPRD Medan yang Arogan dan Korbannya Saling Lapor di Polisi hingga Diputuskan Gelar Kasus

Baca juga: INI Cerita Anggota DPRD Medan yang Dituding Lakukan Penganiayaan Hingga Ngaku Diperas Rp 3 Miliar

"Saya pergi ke tempat live musik itu bersama istri saya, asik kandung saya, kakak kandung saya, Habib dan calon istrinya. Tujuannya bukan mabuk-mabukan," kata David kepada Tribun-medan, Jumat (2/12/2022).

Ia mengatakan, usai acara sekira pukul 03.00 WIB, rombongan mereka pun hendak pulang meninggalkan High5 Bar & Lounge.

Namun, ketika keluar dari tempat hiburan malam, Habib disenggol oleh seseorang yang tidak dikenal.

Waktu itu, orang tersebut memakai baju berwarna cokelat langsung mengeluarkan kata-kata kotor kepada Habib.

Ia pun tidak menghiraukannya dan langsung melangkah ke arah mobil.

Baca juga: Ini Pemicu Keributan Dua Anggota DPRD Medan di Tempat Hiburan Malam, Berakhir Saling Lapor

"Tak lama saya yang dari kamar mandi langsung menuju ke mobil Habib, kami satu mobil," ucapnya.

Dikatakan David, adiknya bernama Risdo datang menghampiri mobil mereka dan mempertanyakan apakah ingin langsung pulang atau makan.

Lalu, Habib mempertanyakan apakah Risdo mengenali pria berbaju cokelat yang memakinya tadi.

"Habib bertanya sama Risdo, ada enggak kawan nya yang pakai baju cokelat, karena dia sudah berkata tidak sopan kepadanya," ujarnya.

David menjelaskan, ketika Risdo mendengar Habib dimaki, ia pun emosi dan mencari pria tersebut. 

Waktu sedang mencari, Risdo bertemu dengan seorang pria yang belakangan diketahui bernama Khalik Fazduani.

Di situ, Khalik dan Risdo terlibat cek-cok.

David dan Habib yang mendengar keributan itupun mencoba mendatangi Risdo dan berupaya merelai pertikaian itu.

"Kita lihat ada keributan, kami turun, saya lihat adik saya Risdo dan seseorang cekcok mulut, tiba-tiba si Khalik mukul Risdo, lantas adik saya membalas dan bertikai," bebernya.

Lalu, dikatakan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PDI Perjuangan ini, mereka yang mencoba merelai pun akhirnya ikut dianiaya di lokasi.

"Waktu itu saya terkena pukulan di bagian mata sebelah kanan, dan ada yang mukul dari belakang. Khalik bersama dengan temannya empat sampai lima orang," ucapnya.

"Habib juga ikut merelai dan kena pukul, pipinya bengkak, yang jelas saya lihat calon istrinya Habib didorong sampai terpental, terbentur kepalanya dan pingsan," sambungnya.

Kemudian, setelah calon istri Habib pingsan, pertikaian itu pun usai, dan Khalik bersama teman-temanya melarikan diri dengan menggunakan mobil berwarna hitam.

"Setelah itu kami pergi ke Rumah Sakit Colombia Asia membawa calon istri Habib. Sampai sana dia diinfus, habis itu Habib juga syok dan diinfus," ucapnya.

David mengatakan, ketika pertikaian selesai, ia mengira masalah ini sudah beres.

Tapi besoknya, David mendapat kabar bahwa dirinya bersama Habis dilaporkan ke Polsek Medan Baru dengan tudingan penganiayaan.

"Singkat cerita, kami temui kerabat dekat Khalik agar permasalahan ini jangan melebar, saya pastikan saya ini difitnah, dan saya pastikan masalah ini akan selesai," tegasnya.

Uang damai Rp 3 miliar

Lalu, di tanggal 21 November 2022, pihak Khalik Fazduani menyampaikan uang damai kepada pihak kepolisian sebanyak Rp 3 miliar.

"Kanit Reskrim menghubungi kita dan menyampaikan Rp 3 miliar itu. Lalu kita terkejut lah dengan nominal yang fantastis itu," tuturnya.

Kemudian, karena mereka juga menjadi korban penganiayaan, pihaknya pun memutuskan untuk membuat laporan ke Polrestabes Medan, pada tanggal 23 November 2022 lalu.

Beruntung, ketika kejadian, mereka sempat menjalani visum dan menyimpan rekaman medisnya.

"Habib sempat memancing pengacara ini dan mengatakan jika Rp 3 M kita tidak sanggup, kalau Rp 100 juta atau Rp 150 juta kami sanggup," ungkapnya.

"Tapi pengacaranya ini menolak dan malah mengatakan bahwa dirinya dibayar oleh Khalik lebih dari itu," pungkasnya.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved