Prostitusi Online
Dugaan Open BO Prostitusi Online Hotel GK Binjai Masuk Pemeriksaan Saksi, Polisi Minta Info Tambahan
Kasus dugaan open BO dan prostitusi online di Hotel GK Kota Binjai kini memasuki tahap pemeriksaan saksi
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
Dalam tangkapan layar percakapan via aplikasi MiChat itu disebutkan, bahwa sang wanita yang mengaku open BO di Hotel GK tersebut terpaksa melakukan prostitusi demi membayar utang.
Baca juga: Mahasiswa Gruduk Kantor Wali Kota Binjai, Minta Usut Dugaan Prostitusi di Hotel GK
"Aku tuh bukan kerja sendiri syg, aku kerja sama bos ku. Dia kontrak aku dua tahun. Sampai aku bisa melunasi hutang ku sama dia Rp 20 juta," kata wanita itu dalam pesan MiChat.
Tidak hanya itu, sang wanita yang mengaku open BO itu mematok tarif Rp 800 ribu sekali kencan.
Biaya Rp 800 ribu itu sudah full service.
"2jam 800 full service bebas main selama durasi waktu," kata wanita open BO itu.
Baca juga: 17 Tahun Sudah Hilang Perawan, Nasib Artis Bebas Kasus Prostitusi, Hartanya Digondol Pengacara
Manajemen Hotel GK protes
Manajemen Hotel GK atau Hotel Graha Kardopa sempat protes kepada awak media terkait pemberitaan ini.
Setelah Tribun-medan.com memberitakan aksi demo mahasiswa itu, manajemen Hotel GK melayangkan surat bantahan bernomor 003/GK/UM/XI/22.
Namun, dalam surat bantahan itu, tidak dimuat apa yang hendak dibantah oleh Hotel GK.
Baca juga: 5 Mucikari Prostitusi Anak di Bawah Umur Ditangkap Polisi, Para Bocah-bocah Dikumpulkan di Hotel
Baca juga: Selebgram DN Ditangkap Prostitusi Online, Video Davina Novira 18 Detik Viral Ditonton Jutaan Kali
Guna kepentingan perimbangan berita, Tribun-medan.com lantas menghubungi Pimpinan Hotel GK, Tiorida Simanjuntak.
Saat dikonfirmasi, Tiorida justru menyuruh Tribun-medan.com menemuinya di Kota Medan.
"Kita enggak mau via telfon, kalau kamu perlu berita itu, kamu datang ke sini wawancarai saya," ujar Tiorida, Selasa (22/11/2022).
Tribun-medan.com lantas menjelaskan, bahwa awak media bertugas di Kota Binjai.
Baca juga: Selebgram Diciduk Terlibat Prostitusi Online, Ngaku Pasang Tarif 2 Juta, Dipotong Mucikari 200 Ribu
Namun, Tiorida mengatakan dirinya tidak sempat ke Kota Binjai.
"Tadi barusan ada wartawan juga yang baru datang wawancara di sini. Kamu yang ke Kota Medan, saya enggak sempat ke Kota Binjai," ujar Tiorida.
Disinggung mengenai demo mahasiswa yang menyebut bahwa ada dugaan prostitusi di Hotel GK, Tiorida lantas memberikan pernyataan menohok.
"Mahasiswa cuma delapan ekor kan? Itu kita keberatan sesuai dengan surat keberatan kita itulah," sambungnya.(tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/open-BO-di-Hotel-GK.jpg)