Tambang Emas Ilegal
Kapolda Sumut Ngacir Ditanya Dugaan Dandim 0212/TS Lepas Paksa Mafia Tambang Emas di Polres Madina
Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak ngacir ketika ditanya mengenai adanya dugaan pelepasan paksa mafia tambang emas ilegal
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak ngacir ketika dikonfirmasi peristiwa dugaan pelepasan paksa mafia tambang emas ilegal di Polres Madina, yang disinyalir melibatkan Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Inf Amrizal Nasution.
Saat ditanya mengenai masalah ini, Panca yang baru saja melakukan kegiatan tergesa-gesa dan cepat menjawab tidak tahu.
Padahal, informasi ini sudah menyebar lebih dahulu sejak Rabu (30/11/2022) dinihari.
"Saya belum tahu, ya. Nanti saya cek, ya," kata Panca, Rabu siang.
Karena mengaku tidak tahu, sejumlah awak media yang mewawancarainya lantas menjelaskan, bahwa ada segerombolan pria diduga anggota TNI AD dari Kodim 0212/Tapanuli Selatan yang membebaskan paksa mafia tambang emas ilegal di Polres Madina.
Lagi-lagi, Panca mengaku tidak tahu.
Dia lantas 'buang badan' pada Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.
"Nanti gua cek dulu ya teman-teman ya, oke. Nanti pak Hadi jelaskan, ya. Saya belum tahu, karena ngurus ini dulu ya," katanya.
Dugaan keterlibatan Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan
Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Inf Amrizal Nasution terekam kamera mendatangi Polres Madina, sebelum anggotanya diduga lepas paksa mafia tambang emas ilegal.
Menurut informasi, diduga ada oknum anggota yang mendesak polisi untuk melepas tiga pelaku mafia tambang emas ilegal yang dititipkan petugas Dit Reskrimsus Polda Sumut ke Polres Madina.
Dalam rekaman video yang diperoleh Tribun-medan.com, Letkol Inf Amrizal Nasution diduga hadir ke Polres Madina sekira pukul 24.00 WIB.
Ia datang menumpangi seragam lengkap dan mobil dinas TNI Mitsubishi Pajero berpelat dinas TNI 212 I.
Mobil itu diparkiran di depan kantor Sat Reskrim Polres Mandailing Natal.
Saat dikonfirmasi, Letkol Inf Amrizal Nasution tidak membantah bahwa dirinya datang ke Polres Madina.
Namun, dia beralasan kedatangannya tengah malam ke Polres Madina adalah hal yang biasa untuk bersilaturahmi.
Baca juga: Oknum TNI Diduga Bekingi Galian C Ilegal, Jalan di Desa Manggis Rusak Parah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kapolda-Sumut-ngacir-ditanya-penjemutan-paksa.jpg)