Tragedi Pesta Halloween Itaewon

TERNYATA Itaewon Dikenal Sebagai Desa Gay di Seoul, Kini Heboh Pesta Halloween Tewaskan 151 Orang

Itaewon Dikenal Sebagai Desa Gay di Seoul, Lokasi Pesta Halloween yang Menewaskan 151 Orang

Ho/ Tribun-Medan.com
Korban Mayat di Pesta Halloween Itaewon. Itaewon Dikenal Sebagai Desa Gay Di Seoul, Lokasi Pesta Halloween yang Menewaskan 151 Orang 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan berubah jadi tragedi maut yang memakan korban jiwa, Sabtu (29/10/2022).

Namun rupanya, Itaewon juga dikenal sebagai Desa Gay di Seoul, Korea Selatan.

Seperti diketahui, Itaewon kini jadi topik pembicaraan seluruh dunia setelah jadi lokasi Pesta Halloween yang menewaskan ratusan orang.

Hingga Minggu (30/10/2022), dilaporkan 151 korban tewas akibat Pesta Halloween di Itaewon.

Sementara, puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Korban yang dilaporkan tewas malam itu, diduga karena mengalami sesak napas hingga gangguan jantung.

Diperkirakan, jumlah korban tewas masih akan bertambah.

Baca juga: HASIL LIGA INGGRIS Arsenal vs Nottingham, The Gunners Pesta Gol, Salip Man City dan Puncaki Klasemen

Kondisi Mayat Bergelimpangan Korban Tragedi Halloween Itaewon. Itaewon Dikenal Sebagai Desa Gay Di Seoul, Lokasi Pesta Halloween yang Menewaskan 151 Orang
Kondisi Mayat Bergelimpangan Korban Tragedi Halloween Itaewon. Itaewon Dikenal Sebagai Desa Gay Di Seoul, Lokasi Pesta Halloween yang Menewaskan 151 Orang (Ho/ Tribun-Medan.com)

Sebagian besar dari mereka yang terluka atau tewas dalam insiden Halloween di kawasan Itaewon Seoul, Korea Selatan (Korsel) pada Sabtu (29/10/2022) malam, merupakan remaja atau orang berusia 20-an tahun.

Diberitakan CNN, pernyataan ini disampaikan Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan, Chpi Seong-bum.

19 dari korban terluka, mengalami kondisi luka parah.

Sementara itu, 57 lainnya menderita luka ringan.

Pada Sabtu malam waktu setempat, saat para pejabat masih berusaha memahami penyebab tragedi itu, pihak berwenang mengatakan, sebanyak 150 orang mengalami luka-luka.

Presiden Korsel, Yoon Suk-Yeol mendesak, para pejabat segera mengidentifikasi mereka yang tewas.

Pasalnya, banyak orang masih belum diidentifikasi.

Hingga kini, dilaporkan ada 151 korban tewas dalam tragedi tersebut.

Sumber: Suar.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved