Kasus Pembunuhan Brigadir J
Prof Hermawan Sulistyo Sebut Fahmi Alamsyah Operator, Lakukan Ini usai Brigadir J Tewas Ditembak
Hermawan Sulistyo Bilang Fahmi Alamsyah Operator yang Rancang Skenario Setelah Brigadir J Tewas Tertembak
TRIBUN-MEDAN.COM - Akhirnya terungkap 2 peranan penting Fahmi Alamsyah dalam Kasus kematian Brigadir J, Prof Hermawan Sulistyo ungkap hal rahasia ini.
Seperti diketahui, setelah sempat ditutupi Irjen Ferdy Sambo dan sejumlah polisi yang berada di bawah kendalinya, sedikit demi sedikit tabur kematian Brigadir J mulai terkuak.
Bahkan, sejumlah polisi berpangkat jenderal hingga perwira menengah ikut terseret kasus kematian Brigadir J.
Kini, proses penyelidikan dan penyidikan kasus kematian tragis Brigadir Yosua pun terus berjalan dan berpeluang menyeret nama lainnya.
Pasalnya, di awal viralnya kasus kematian Brigadir J, sempat beredar skenario yang belakangan diketahui adalah bohong.
Terkait skenario awal kematian ajudan Ferdy Sambo itu, Prof Hermawan Sulistyo menyebut eks staf dan Penasihat Ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah punya peranan.
Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Hermawan Sulistyo menyebut Mantan staf dan Penasihat Ahli Kapolri, Fahmi Alamsyah punya peran vital dalam kasus tewasnya Brigadir J.
Baca juga: Wajah Artis Ini Rusak akibat Suntik Silikon hingga Harus Dioperasi, Kini Akui Amat Sangat Menyesal
Menurut Hermawan Sulistyo, Fahmi Alamsyah adalah operator yang menyusun skenario-skenario setelah penembakan Brigadir J, lalu dia menyusun bersama Ferdy Sambo bahwa ini tembak menembak.
Hermawan yang akrab disapa dengan nama Kikiek, membeberkan peran penting Fahmi yang kini telah mundur dari jabatan staf dan penasihat Kapolri bidang Komunikasi Publik.
Tak hanya merancang skenario pasca-penembakan, menurut Prof Kikiek, Fahmi Alamsyah rupanya juga membagikan uang bagi para pihak yang terlibat.
Dalam sebuah wawancara di Kompas Petang, Fahmi Alamsyah disebut-sebut memiliki dua peranan penting dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Peranan pertama Fahmi Alamsyah, menurut Hermawan adalah pihak yang membagi-bagikan uang dalam pusaran kasus pembunuhan yang diotaki Ferdy Sambo.
“Dia bukan kecipratan, dia yang membagi, gimana? Wong dia pelaku kok,” ucap Hermawan Sulistyo dikutip dari Kompas Petang.
Hermawan Sulistyo lebih lanjut menyampaikan, Fahmi Alamsyah dalam eksistensinya bukan hanya dikenal sebagai staf dan penasihat ahli kapolri.
Lebih dari itu, kata Hermawan Sulistyo, Fahmi Alamsyah bahkan dikenal kerap membagi-bagi duit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penasihat-kapolri-tribunmedan1.jpg)