Berita Sergai Terkini

SUNGGUH Getir, Ibu Balita Hanyut di Sergai hanya Temukan Baju Anak yang Mandi di Sungai Padang

Sungguh menggetirkan, mulanya ibu dari balita korban tewas setelah hanyut di Sungai Padang, cuma bisa menemukan baju anaknya.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Ani Safitri ibu DS korban yang hanyut saat sedang bermain di Dusun Tapian Nauli, Desa, Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Sungguh menggetirkan, mulanya ibu dari balita korban tewas setelah hanyut di Sungai Padang, cuma bisa menemukan baju anaknya.

2 hari lamanya, keberadaan anak tak diketahui.

Kini, jasad anaknya pun akhirnya ditemukan tim gabungan yang bekerjasama dengan warga.

Baca juga: IDENTITAS 4 Korban Tewas Keluarga Sagala Lakalantas Maut di Tapanuli Utara, Innova Masuk Jurang

Jenazah DS, bocah tiga tahun warga Dusun Tapian Nauli, Desa, Juhar, Kecamatan Bandar Khalifah yang hanyut dan menghilang saat sedang mandi di Sungai Sei Padang, Kabupaten Serdang Bedagai akhirnya ditemukan pada Sabtu (14/8/2022).

Ani Safitri ibu korban mengatakan, saat itu korban bersama temannya sedang bermain di Sungai Padang yang letaknya tak jauh dari rumahnya.

Baca juga: JAWAB Isu Dilindungi Ferdy Sambo, Nikita Mirzani Jujur Sosok FS yang Jadi Bekingnya

Ani baru mengetahui hal itu saat diberitahu abang korban. Siang itu, dia pun langsung buru buru menjemput anak bungsunya itu.

"Jadi dia kesana mandi mandi, lalu datang abang ke rumah, bilang adek di sungai. Lalu aku ke sana liat di sungai, sudah tidak ada lagi ku lihat," kata Ani, Sabtu (13/8/2022).

Hanya ada celana dan baju korban yang tergeletak di pinggir sungai.

Ani bersama warga pun lalu melakukan pencarian namun tak kunjung ketemu.

"Itu kejadian sekitar jam 13.30 WIB waktu di pinggir sungai jadi yang ada tinggal baju aja. Saat itu dia pergi sama kawan kawannya. Jadi langsung dicari tidak tidak ketemu," kata Ani.

Menurut Ani, anaknya tergelincir saat bermain di pinggir sungai dan hanyut terbawa arus sungai.

Selama beberapa jam dilakukan pencarian, tim Basarnas dibantu warga dan Polisi belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Korban ditemukan dua hari setelahnya dalam kondisi meninggal.

Jenazahnya ditemukan warga mengapung terbawa arus Sungai Padang tepatnya di Dusun II Desa Gelam Sei Serimah.

Insiden itu pun begitu membuat Ani terpukul sedih, dia tidak berhenti menitikan air mata atas kepergian anaknya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved