Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua
Isi Percakapan Terakhir Brigadir J soal Pengancaman, Video Terakhir Brigadir J Terekam CCTV
Di tengah kritikan pada polri yang dianggap tidak transaparan, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J buka Fakta Baru tewasnya Brigadir Yosua.
TRIBUN-MEDAN.com - Pengusutan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J terus bergulir.
Dua pekan berlalu, Polri belum juga bisa mengungkap misteri tewasnya Brigadir J.
Di tengah kritikan pada polri yang dianggap tidak transaparan, Kuasa Hukum keluarga Brigadir J buka Fakta Baru tewasnya Brigadir Yosua.
Meski demikian, tim khusus terus mendalami kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam NJonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo.
Baca juga: Sebelum Meninggal, Ternyata Brigadir J Chat Begini pada Kekasihnya Vera, Padahal Rencana Mau Menikah
Terakhir, Bareskrim menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Sejumlah fakta baru terkait kasus penembakan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat mulai terungkap.
Baca juga: Curiga Dokter yang Autopsi Brigadir J, Susno Duadji: Dia Memeriksa Itu di Bawah Tekanan atau . . .
Brigadir J yang diduga tewas di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, disebut sempat mendapat teror ancaman pembunuhan.
Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkapkan, kliennya menerima ancaman sejak Juni 2022.
"Di situ diancam, apabila naik ke atas, akan dihabisi atau dibunuh," ujar Kamaruddin Simanjuntak, menjelaskan ancaman yang diterima Brigadir J, Sabtu (23/7/2022), dilansir dari Tribunnews.com.
Kamaruddin menjelaskan, ancaman itu terungkap dalam jejak elektronik.
Pihaknya belum mengetahui pasti siapa yang mengancam kliennya itu. Lalu, ancaman terakhir yang diterima Brigadir J adalah saat berada di Magelang, Jawa Tengah, mengawal atasannya pada 7 Juli 2022.
Dari rekaman percakapan di grup WhatsApp keluarga, Brigadir J terakhir kali aktif pada pukul 17.05, Jumat (8/7/2022) atau tak lama sebelum Brigadir J tewas.
Berikut transkrip percakapan Yosua di grup WhatsApp keluarga:
Tanggal 8 Juli 2022 Pagi Anggota keluarga mengirimkan foto keluarga di Grup WA sedang berada di pemandian air panas Sipoholon, Tarutung. Lokasi pemandian itu pernah jadi tempat mereka main sewaktu kecil. Komentar Brigadir Yosua: asyik sekali!!!
Tanggal 8 Juli 2022 Siang Pukul 12.58: anggota keluarga kirim foto ibu di grup WhastApp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Irjen-Pol-Ferdy-Sambo-dan-Putri-serta-Brigadir-J-Hutabarat.jpg)