DULU Dijauhi Nabi Muhammad, Tempat Terkutuk Bebatuan Kini Dijadikan Arab Saudi Lokasi Wisata
Dulu Rasulullah Muhammad SAW saja menjauhi tempat terkutuk ini. Kini Arab Saudi malah
TRIBUN-MEDAN.com - Dulu Rasulullah Muhammad SAW saja menjauhi tempat terkutuk ini.
Kini Arab Saudi malah menjadikan kawasan terlarang ini sebagai tempat wisata.
Lalu mengapa demikian.
Sebagaimana diketahui bahwa saat ini negara Arab Saudi dibawah pemerintahan Muhammad bin Salman.
Dia merencanakan pembangunan mega proyek ambisius yang merubah pola dan tatanan kehidupan Arab Saudi.
Baca juga: Semarak HDKD ke-77 Kemenkumham, Kakanwil Sumut Imam Sayudi Ikuti Doa Bersama Untuk Bangsa Indonesia
Adapun satu di antara rencana pembangunan tersebut menyisir kota yang dijauhi dan dihindari oleh Nabi Muhammad SAW.
Kota tersebut bernama Madain Saleh, yang terletak di dekat Al-'Ula, Provinsi Madinah di wilayah Hijaz.
Tempat ini juga disebut Al-Hijr atau Hegra.
Di sana terdapat situs peninggalan Kerajaan Nabatea dari abad ke-1 Masehi.
Baca juga: Terang-terangan Selingkuh, Begini Kisah Cinta Hotman Paris dan Merriam Bellina, Akui Cinta Terbesar
Sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com dalam video di kanal YouTube Islam Populer yang diunggah pada 30 Mei 2022, kota ini dijauhi oleh Nabi Muhammad SAW.
Baca juga: UPDATE Transfer Pemain - Paulo Dybala Sepakat Gabung AS Roma, Peran Mourinho Jadi Kuncinya
Baca juga: BOCAH 12 Tahun Diduga Dirudapaksa Lima Orang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka, Ini Alasannya
Diketahui karena dulunya dihuni oleh kaum Tsamud yang menentang ajaran Nabi Saleh AS, yang akhirnya kaum tersebut dikutuk oleh Allah dengan kematian.
Lalu mengapa Arab Saudi berani membangun kota tersebut?
Madain Shaleh madain terletak sekitar 450 km dari kota Madinah dan berada 900 km dari kota Makkah.
Baca juga: Terang-terangan Selingkuh, Begini Kisah Cinta Hotman Paris dan Merriam Bellina, Akui Cinta Terbesar
Dikenal dengan sebutan al-hijr yang berarti tempat berbatu yang merupakan jajaran bukit dan bebatuan.
Hingga pada abad ke-14 atau tahun 1336 masehi, seorang wisatawan dari Andalusia sekarang Spanyol, nama al-Hijr diganti menjadi Madain Shaleh atau kertas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Madain-Saleh-Tempat-Terkutuk-yang-Dihuni-Kaum-Tsamud.jpg)