TRIBUNWIKI

SOSOK Nazaruddin Nasution, Pria Berdarah Batak, Pernah Menjabat Sebagai Duta Besar RI untuk Kamboja

Nazaruddin adalah seorang diplomat karir yang memulai karirnya di Departemen Luar Negeri sejak tahun 1972.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Nazaruddin Nasution 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Nazaruddin Nasution merupakan pria berdarah Batak yang lahir di Medan pada 22 Desember.

Ia Duta Besar Indonesia untuk Kamboja (2000-2003).

Nazaruddin adalah seorang diplomat karir yang memulai karirnya di Departemen Luar Negeri sejak tahun 1972.

Berdasarkan buku Nazaruddin Nasution dari Aktivis Menjadi Diplomat, Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Pusat menetapkan pada 10 Januari 1966 untuk menyelenggarakan unjuk rasa besar guna menunjukkan kekuatan mahasiswa Indonesia.

Nazaruddin adalah seorang diplomat
Nazaruddin bersama rekan-rekannya. Nazarudin adalah seorang diplomat yang memulai karirnya di Departemen Luar Negeri sejak tahun 1972.

Baca juga: SOSOK Irjen Pol (Purn) Seno Sukarto, Mantan Petinggi Polri yang Bongkar Kejanggalan Kasus Brigadir J

Satu tim perumus yang beranggota tiga orang ditunjuk dan bertugas menyusun Deklarasi Mahasiswa Indonesia.

Setelah lulus dari FH UI, Nazaruddin berkecimpung sebagai pengacara di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) tahun (1971-1973), kemudian meniti karir sebagai diplomat di Kemlu selama lebih 30 tahun (1973-2003).

Dan terakhir sebagai Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja (2000-2003).

Ketika bertugas di Kamboja, Nazar membuat buku Pasang Surut Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja, Indonesia-Cambodia Forging Ties Through Thick and Thin (2002).

Nazar anak dari Muhammad Yunan Nasution, seorang tokoh Masyumi yang ditahan selama beberapa tahun di era Orde Lama, dia juga dosen Hubungan Internasional pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Paramadina Post Graduate School on Diplomacy di Jakarta

Di tahun 2004, Nazar menikah dengan Ida Ismail dan dikaruniai tiga anak, mendedikasikan dirinya di dunia akademik sebagai dosen Hubungan Internasional.

Di saat usianya lebih 70 tahun, Nazar masih bersemangat menimba ilmu bersemangat menimba ilmu dan meraih gelar doktor pada Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah dengan Konsentrasi Islam dan Hubungan Internasional.

Baca juga: Sosok Irjen Ferdy Sambo, Kini Disorot Atas Kasus Tewasnya Brigadir Yosua Hutabarat

Karier

Nazaruddin Nasution pernah bertugas di KBRI Bangkok (1977-1981)

 PTRI New York (1985-1989),

KBRI Ottawa (1992- 1995)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved