Akhirnya Dona Ing Karyawati Alfamart Menelepon, Bikin Susah Ortu Bilang Minta 200 Ribu Belum Makan
Kini keberadaan Dona Ing sudah diketahu. Ia pun sudah menelepon orangtuanya. Katanya, Dona Ing minta makan.
TRIBUN-MEDAN.com - Kabar hilangnya karyawati Alfamart, Dona Ing (22) akhirnya menemukan titik terang.
Sebelumnya orangtua Dona Ing sempat khawatir mengenai keberadaan anaknya. Maklum, sudah lebih dua minggu tak ada kabar.
Kini Dona Ing sudah bisa dihubungi. Ia pun sudah menelepon orangtuanya.
Katanya, Dona Ing minta makan karena sudah sudah beberapa hari belum makan.
Dona Ing merupakan karyawati Alfamart hilang atau kabaru dari rumahnya di Pondok Indah 6, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sejak Jumat (3/6/2022) lalu.
Hingga kini sudah nyaris sebulan, karyawati Alfamart itu belum juga pulang ke rumah.
Sejak dilaporkan hilang, Dona Ing terhitung sangat jarang menelepon kedua orangtuanya.
Sejak kepergiannya dari rumah, setidaknya sudah tiga kali Dona Ing menelepon dan berjanji akan pulang.
Namun hingga kini janji tersebut hanya omong kosong, hanya sekedar janji manis.
Faktanya hingga kini, Selasa (28/6/2022), keberadaan gadis, si anak bungsu pasangan Emhar dan Asma itu masih tetap saja misteri.
Dalam komunikasi terakhirnya, Rabu (22/06/2022) lalu, sang Ayah, Emhar mengatakan putrinya tersebut sempat meminta uang Rp 200 ribu untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
"Dia ini sempat nelepon abangnya minta kirim Rp200 ribu katanya belum makan, jadi dikirim lah sama
kakaknya itu Rp200 ribu
Ditanya uang di rekening saldo mana, dia hanya diam saja," ujar Emhar, Selasa (28/6/2022).
Sempat ada keraguan untuk mengirimkan uang, namun kasih sayang Emhar yang mendengar anaknya belum makan tentu tak akan tega jika tak memenuhi keinginan Dona Ing Media.
"Saya bilang kalau mau pulang saya kirimkan tiket, takut dikirimkan uang nanti malah habis tapi gak
pulang. Tapi gak nanya lagi, takutnya kalau ditanya-tanya malah dia gak berani pulang," katanya.
Setelah mengirimkan uang sesuai keinginan buah hatinya tersebut, justru rasa kecewa kembali muncul di benak Emhar yang tak tahu di mana keberadaan anaknya saat ini.
Sempat terucap Dona Ing Media sedang berada di Batam, namun untuk kesekian kalinya Dona seakan bungkam saat keluarga menanyakan alamat detailnya di Batam.
"Dia nelepon di Batam Center, dia lagi training di PT Epson. Kata saya kalau bisa pulang lah dulu, terus dia bilang iya.
Waktu ku nanya alamat itu dia gak konsen kayak ada yang manggil, terus handphonenya dimatiin
Jadi jawabannya mengecewakan, seharusnya bilang alamat ku di sini bapak tenang aja biar keluarga juga tenang dengarnya," katanya.
Orangtua Terus Menanti
Kedua orangtua Dona Ing , Ahmar dan Asma terus menanti kepulangan karyawati Alfamart tersebut.
Polisi juga turut menyampaikan pesan untuk Dona Ing Media.
Seperti diketaui, Dona Ing Media alias Dona Ing karyawati Alfamart Kampung Opas itu dilaporkan menghilang sejak Jumat (3/6/2022).
Dona Ing pergi tanpa pamit pada keluarganya.
Ayahnya, Amhar menyebut Dona Ing pernah menelepon dirinya pada Senin (20/6/2022),
Kepada sang ayah, Dona Ing mengaku sudah bekerja di Batam.
Gadis 22 tahun itu juga mengungkap alasan pergi tanpa izin karena takut tak diizinkan kerja ke luar daerah.
"Kalau benar kerja, kamu pulanglah dulu ke Bangka supaya keluarga ini dak cemas. Mau berangkat ke luar negeri juga saya setujui tapi dengan cara baik-baik," pesan Amhar pada Dona Ing lewat telepon.
Kini Asma dan Amhar menyadari putrinya Dona Ing kabur dari rumah.
"Saya bilang kabur tinggalkan rumah, kalau dewasa hilang kan gak masuk akal," ujar Amhar.
Meski ditinggal kabur, Amhar berjanji tak akan marah jika nanti Dona Ing pulang.
"Saya percaya dia sudah besar, saya bekali dengan pendidikan. Ku malu sama keluarga lihat anak seperti ini kemana tujuannya gak tahu. Bagi yang menyaksikan berita ini tolong suruh Ing pulang atau secepatnya kasih informasi. Terima kasih sebelumnya," tutup ayah Dona Ing, Amhar.
Kepergian Dona Ing ini sempat membuat orangtua kecewa.
Pasalnya, keluarga Dona Ing berasal dari Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Asma (40) dan Amhar (42) ikut merantau setelah dua anaknya menetap selama setahun di Bangka.
Ayah Dona Ing, Amhar mengaku ikut merantau karena ingin menjaga anak gadisnya.
Sebelum ke Bangka, Amhar bekerja sebagai petani di kampung halaman.
Namun melihat Dona Ing yang ingin merantau menyusul kakak laki-lakinya. Amhar terpikir menemani anaknya di perantauan.
"Saya sebenarnya gak ada niat merantau, saya sudah capek merantau di Jakarta. Saya bersusah payah dari kampung tinggalkan kerjaan, tinggalkan kebun. Demi anak, kalau dia pulang bisa cuci bajunya, bisa kasih makan," ujar Amhar dikutip dari siaran langsung Facebook Bangka Pos, Selasa (21/6/2022)
Baca juga: Isak Tangis Ibunda Karyawati Alfamart Dona Ing, Ikut Merantau ke Bangka Berujung Ditinggal Kabur
Perkataan Amhar dibenarkan istri yang duduk di sampingnya
"Kalau bukan karena anak gak bakal injak Bangka," celetuk Asma.
Orangtua Dona Ing tak ingin jauh karena khawatir sang anak terjerumus pergaulan bebas.
"Anak bini (wanita) takut (pergaulan bebas). Bini yang kami sayangi rupanya dia meninggalkan kami. Mengecewakan orangtua kog anak saya seperti ini?," sesal Asma.
Polisi Minta Dona Ing Sadar
Sementara itu, Kapolsek Bukit Intan, AKP Ferrey Hidayat saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan pihaknya masih terus melakukan pencarian terhadap Dona Ing Media.
"Dona masih kita pantau kita cari, terakhir di Jakarta. Tapi ada berita terbaru yah dia di Batam tapi lagi kita dalami. Proses pencarian terus kita lakukan, kita bantu lah keluarganya," ujar AKP Ferrey Hidayat, Kamis (23/06/2022).
"Untuk di Batam kita juga telusuri dulu benar atau tidak, karena kita belum bisa katakan itu benar karena pengecekan sementara dia di Jakarta," ucapnya.
AKP Ferrey Hidayat berharap Dona Ing segera pulang karena keluarga sudah menunggu.
"Dia sudah dewasa juga lah, kesadaran dia," ungkapnya.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Bangka Pos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dona-ing-alfamart-tribunmedan.jpg)