Viral Medsos

HEBOH Seorang Ibu Minta Tolong Diberi Ganja Medis demi Anak Semata Wayang yang Idap Cerebral Palsy

Terlihat sosok ibu dalam video tersebut terlihat menangis dengan anaknya yang berada di sisi sebelah kanan dan seorang lelaki yang diketahui suaminya.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tangkapan Layar
GANJA MEDIS - Seorang ibu beraksi membawa poster bertuliskan Tolong Anakku Butuh Ganja Medis pada gelaran Car Free Day di Jakarta, Minggu (26/6/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang ibu berderai air mata sembari mengusung sebuah poster.

Poster itu bertuliskan Tolong Anakku Butuh Ganja Medis.

Di sisi kanannya, ada seorang anak yang duduk di kursi roda.

Baca juga: BIKIN Konten Seusai Salat, Razman Nasution Disentil Astrid Uya Kuya: Biasanya Munafik Nih!

Itulah yang tersuguhkan dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Usut punya usut, kejadian ini berlangsung di Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Minggu (26/6/2022).

Aksinya menjadi viral sejak diunggah di akun Dwi Pertiwi. Dia adalah ibu dari almarhum Musa, anak pemohon uji materi larangan ganja untuk medis, yang meninggal di usia 16 tahun. Pada Desember 2020 usai berjuang melawan Cerebral palsy.

Dwi bercerita ibu yang memperjuangkan pelegalan ganja medis dalam aksinya di CFD tersebut bernama Santi.

Baca juga: PETAKA Sunat Dana Bantuan Kesehatan, ASN Dinkes Padang Sidempuan Diadili

Ia memiliki anak semata wayang yakni Pika, yang juga berjuang melawan cerebral palsy atau lumpuh otak dan kerap mengalami kejang setidaknya dua kali dalam seminggu.

Sayangnya, kondisi Pika menurut Dwi terus melemah jika kejang kerap terjadi, baik dari kemampuan motorik hingga kognitif.

Menurutnya, salah satu terapi yang dibutuhkan Pika saat ini adalah CBD Oil atau minyak dari tanaman ganja yang kontroversial.

Meski sudah membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi (MK), keinginannya bersama banyak ibu yang bernasib sama dengannya belum juga terealisasi.

CBD oil atau minyak Cannabidiol memang berasal dari ekstrak tanaman ganja dan telah populer untuk berbagai kondisi selama beberapa tahun terakhir.

Dilansir Health Cleve and Clinic, kandungan cannabidiol sendiri adalah satu dari lebih dari 100 senyawa kimia yang ditemukan di tanaman ganja sativa.

Namun, CBD oil tidak mengandung THC (tetrahydrocannabinol), senyawa psikoaktif utama dalam ganja yang bisa membuat pemakainya euforia tinggi.

CBD diambil dari rami, sejenis tanaman ganja yang mengandung kadar THC yang sangat rendah, sehingga tidak membuat pemakainya mabuk. CBD oil hanyalah produk yang mengandung ekstrak CBD dan minyak, seperti minyak kelapa, yang biasanya untuk penggunaan topikal.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved