Bulutangkis

TAUFIK Hidayat Cabut dari PBSI, Tak Pernah Diajak Rapat dan Merasa Jadi Pajangan Saja

Taufik Hidayat secara terang-terangan mundur lantaran jarang dilibatkan dan merasa jadi pajangan di PBSI.

Instagram/th_natanayo
Taufik Hidayat 

TRIBUN-MEDAN.com - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat mundur dari pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Taufik Hidayat secara terang-terangan mundur lantaran jarang dilibatkan dan merasa jadi pajangan di PBSI.

Taufik Hidayat telah resmi mengundurkan diri sebagai staf ahli Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI periode 2020-2024.

Peraih medali emas Olimpiade Athena itu mengaku, dia kurang mendapatkan kesempatan mengeluarkan pendapat selama menjadi staf ahli Binpres di PBSI.

Baca juga: PENGAKUAN Taufik Hidayat Disogok Rp 400 Juta dari Malaysia,Jawabannya Langsung Dipuji Lee Chong Wei

Taufik Hidayat dan Joko Widodo
Taufik Hidayat dan Joko Widodo (Kolase / Instagram)

"Sebagai staf ahli Binpres tidak pernah diajak rapat, bahkan tidak dimintai masukan saat penentuan atlet maupun pelatih," kata Taufik Hidayat dilansir dari Antara, Kamis (14/4/2022).

"Kalau cuma jadi pajangan buat apa, mending di luar (PBSI)," jelas mantan tunggal putra terbaik dunia itu.

Salah satu legenda hidup bulu tangkis Indonesia itu sejatinya berharap bisa membantu PBSI semaksimal mungkin sesuai dengan keahliannya.

"Sebagai staf ahli Binpres, minimal ditanya masukan dan pendapatnya. Diterima atau tidak soal usulan, itu tergantung dari hasil keputusan. Jadi ada mekanismenya," ungkap Taufik.

Baca juga: Legenda Bulutangkis Indonesia dapat Tugas Bangun Mentalitas Dua Pasangan Jago Malaysia

Saat proses promosi-degradasi pemain dan pemilihan pelatih untuk pelatnas 2022, Taufik mengaku kembali tidak dilibatkan. 

Hal itulah yang kemudian membuat sang legenda membulatkan keputusan untuk mengundurkan diri dari PBSI.

Pengunduran diri Taufik Hidayar disampaikan lewat surat resmi kepada PBSI.

Selain itu, dia juga berkomunikasi dengan pengurus teras induk organisasi yang diketuai Agung Firman Sampurna itu.

Meski mundur, Taufik tetap bertekad mengabdikan diri kepada perkembangan bulu tangkis Indonesia.

Adapun Taufik juga Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat dan Ketua Umum PB SGS yang melahirkan banyak pebulu tangkis nasional seperti Anthony Ginting dan Fajar Alfian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved