Breaking News

PENGAKUAN Taufik Hidayat Disogok Rp 400 Juta dari Malaysia,Jawabannya Langsung Dipuji Lee Chong Wei

Lee Chong Wei, memuji mantan rivalnya pada sektor tunggal putra, Taufik Hidayat, yang berupaya mengatasi masalah pengaturan skor

Instagram/th_natanayo
Taufik Hidayat 

TRIBUN-MEDAN.com - Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat pernah disogok oleh Malaysia untuk mengalah, tapi jawaban Taifuk buat bangga Lee Cheongju Wei.

Legenda bulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei, memuji mantan rivalnya pada sektor tunggal putra, Taufik Hidayat, yang berupaya mengatasi masalah pengaturan skor dalam olahraga tersebut.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan salah satu televisi Indonesia, Taufik Hidayat mengatakan bahwa dia menolak tawaran manajer tim Malaysia agar dia sengaja kalah dalam pertandingan semifinal Asian Games 2006 saat melawan Lee Chong Wei.

Taufik Hidayat saat itu ditawari uang senilai Rp400 juta jika mau mengalah pada semifinal. Jumlah tersebut lebih besar dua kali lipat dari bonus yang ditawarkan pemerintah Indonesia bagi para peraih medali emas Asian Games.

Baca juga: UPDATE Cristiano Ronaldo - Juventus Sebutkan Harga Jual CR7, Harus Siapkan Uang Segini

Taufik akhirnya mengalahkan Lee, 21-16, 21-18 pada semifinal dan menundukkan Lin Dan (China), 21-15, 22-20 pada partai final Asian Games 2006.

Merasa terhina, Taufik mengatakan dia mengatakan kepada pejabat yang diduga. "Bagaimana kalau dia kalah dalam pertandingan dan saya membayar?"

Taufik yang kemudian menjadi juara pada Asian Games 2006 melontarkan pernyataan tersebut saat pewawancara menanyakan momen apa yang paling tak terlupakan dalam kariernya.

Lee Chong Wei mengatakan mudah untuk memahami mengapa Taufik membuat pernyataan mengejutkan tentang upaya yang dilakukan oleh pejabat Malaysia untuk memanipulasi pertandingan di antara mereka selama semifinal Asian Games 2006 di Doha.

LEE Chong Wei
LEE Chong Wei (AFP Photo)

Baca juga: TERNYATA Ini Rahasia Valentino Rossi Bertahan di MotoGP hingga 25 Tahun

"Saya menghubungi Taufik segera setelah mengetahui tentang kabar tersebut akhir pekan lalu. Saya juga terkejut karena dia tidak pernah menceritakannya selama ini meskipun kami berteman baik," kata Lee dilansir dari The Star.

"Taufik mengatakan kepada saya bahwa dia hanya ingin menegaskan bahwa seorang olahragawan sejati tidak boleh mengkhianati negara untuk sejumlah uang," ujar Lee.

"Dia sangat prihatin dengan masalah pengaturan pertandingan yang menjadi ancaman nyata bagi olahraga yang kita cintai. Dia ingin memberi tahu generasi pemain saat ini dan masa depan untuk menjauh dari suap. Ini tentu saja merupakan pengingat yang tepat waktu untuk semua."

"Setelah berbicara dengan Taufik, saya sekarang tahu siapa orangnya. Saya tidak ingin menyebut nama atau mempermalukan siapa pun, dan saya yakin kita semua harus terus maju," kata Lee.

Pada Januari, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menghukum tiga pebulu tangkis Indonesia dan seorang individu Malaysia dengan larangan seumur hidup karena melakukan pelanggaran yang berkaitan dengan taruhan dan pengaturan hasil pertandingan.

Enam pebulu tangkis Indonesia ada yang diskors antara 6-12 tahun dan dikenai denda.

Orang Malaysia yang berencana menyuap itu diidentifikasi sebagai Lim Ze Young dalam laporan yang dirilis oleh BWF. Pelakunya bukanlah seorang pebulu tangkis, melainkan perwakilan dari merek peralatan olahraga.

Baca juga: JADWAL Piala Thomas dan Uber 2020, Tim Putra Indonesia Yakin Lolos Babak Penyisihan Grup

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved