Berita Unik

Pria Ini 15 Tahun Dipenjara Karena Ngaku Bunuh Istri, Tetiba si Istri Muncul Bikin Kaget Sekampung

Malangnya nasib pria ini, 15 tahun dipenjara karena mengaku membunuh, tiba-tiba korbannya muncul dalam keadaan sehat.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
NTMC Polri
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Malangnya nasib pria ini, 15 tahun dipenjara karena mengaku membunuh, tiba-tiba korbannya muncul dalam keadaan sehat.

Pada tahun 1994, penduduk di desa Luchong, Hubei, China, dikejutkan oleh kejadian aneh.

Diketahui, seorang pria di desa itu sedang menjalani hukuman karena membunuh istrinya.

Namun, tiba-tiba, pada satu hari, sang istri kembali dengan cerita yang mengejutkan.

Baca juga: BIKIN Kaget Seisi Hotel, Pria Ini Tiba-tiba Telanjang di Lobi Lalu Berlutut, Ternyata Ini Motifnya

Baca juga: BARU Dikubur 1 Hari, Pria Ini Tiba-Tiba Muncul di Rumah, Padahal Keluarga Yakin Sudah Meninggal

Ketika dia belum menikah, Zhang Zaiyu adalah gadis yang cukup ceria.

Setelah menikah, dia tiba-tiba menjadi sakit jiwa.

Semua karena suaminya dan pernikahan mereka mengalami pergejolakan.

Zhang Zaiyu dan suaminya, She Xianglin menikah pada tahun 1986.

Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki seorang putri.

Kehidupan pernikahan mereka awalnya cukup damai.

Tetapi, ketika She Xianglin pergi bekerja di kota lain, semuanya berubah.

Zhang Zaiyu (kanan) bersama suaminya, She Xianglin. (Eva.vn)

 

Ketika Zhang di rumah melihat suaminya tak mengirim uang untuk waktu yang lama, dia menjadi curiga.

Pada akhirnya, hasilnya persis seperti yang diduga.

Xianglin ternyata berselingkuh dengan wanita lain untuk waktu yang lama.

Zhang Zaiyu pun menderita karena pengkhianatan suaminya.

Sejak itu, hubungan pasangan itu tidak mulus.

Rumah itu sering ribut karena pertengkaran suami istri itu.

Baca juga: Dulu Tukang Cukur dan Jualan Keripik, Kini Pria Ini Sukses Jadi Pengusaha dan Bintang Sinetron

Baca juga: Gagal Nikmati Sabu, Tiga Pria Ini Berujung Tidur Semen di Polres Simalungun

She Xianglin juga tidak lagi peduli dengan istri dan anaknya.

Tetangga di sekitar tahu tentang perselisihan antara pasangan tersebut.

Zhang Zaiyu juga membicarakan hal ini dengan keluarganya beberapa kali.

Seiring waktu, karena tidak mampu menanggung pengkhianatan suaminya, Zhang menderita gangguan psikologis yang parah hingga menjadi penyakit mental.

Suatu hari, ditemukan mayat mengambang di danau.

Mayat itu diyakini oleh pihak berwenang dan kelurga sebagai mayat Zhang Zaiyu.

She Xianglin pun akhirnya ditangkap pada 22 April 1994.

Suami Pembunuh

Saat ditanya, awalnya She Xianglin dengan tegas membantah pembunuhan tersebut.

Pria ini mengatakan, meskipun kehidupan pernikahan mereka berkonflik, dia tidak pernah berniat membunuh istrinya.

Tapi kemudian, 6 bulan setelahnya, pria ini tiba-tiba mengubah kesaksiannya.

She Xianglin mengakui pembunuhannya terhadap istrinya.

Ia mengatakan pada polisi, pada malam hilangnya istrinya, ketika seluruh keluarga sudah tidur, Xianglin membawa Zhang Zaiyu ke danau.

Ketika istrinya tidak memperhatikan, dia mengambil batu dan memukul kepala dan wajah istrinya.

Zhang Zaiyu pun kehilangan kesadaran dan saat ia sudah tidak bernapas lagi, She Xianglin memasukkan tubuhnya ke dalam tas, lalu memasukkan batu-batu besar dan membuangnya ke danau.

Tujuan She Xianglin adalah untuk menenggelamkan tubuh istrinya itu ke dasar danau.

Motif kejahatan itu dikatakannya karena ia ingin menikahi selingkuhannya.

Pada persidangan pertama, She Xianglin dijatuhi hukuman mati.

Namun, beberapa penyelidik berpendapat bahwa kasus ini memiliki banyak poin yang masih dipertanyakan.

Sehingga tersangka tidak boleh dihukum secara sewenang-wenang, tetapi perlu diadili kembali.

Karena itu, hukuman mati tidak segera dilaksanakan.

Dengan itu, orangtua She Xianglin percaya bahwa putra mereka dipaksa untuk mengaku.

Orangtua tersangka telah mengajutkan banding berkali-kali.

Setelah itu, pengadilan tinggi menyimpulkan bahwa bukti pembunuhan tidak jelas.

Sehingga hukuman mati She Xianglin tidak meyakinkan.

Akhirnya, She Xianglin divonis 15 tahun penjara pada 15 Juni 1998.

Kasus ini tampaknya telah berakhir di sini.

Namun kemudian, 11 tahun setelahnya, ketika She Xianglin hanya tinggal 4 tahun lagi bebas, Zhang Zaiyu tiba-tiba muncul.

(Yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved