Perang Rusia Ukraina
50 Tentara Rusia Tewas, Ribuan Warga Mengungsi, Ukraina Harap Indonesia Protes ke Rusia
Sejumlah korban tewas langsung tersiar dari kedua belah pihak akibat perang, baik Rusia dan Ukraina.
TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah korban tewas langsung tersiar dari kedua belah pihak akibat perang, baik Rusia dan Ukraina.
Invasi Rusia ke Ukraina memasuki hari kedua, Jumat (25/2/2022).
Sky News melaporkan Jumat (25/2/2022), setidaknya 137 warga Ukraina tewas dalam serangan hari pertama Rusia.
Baca juga: Pembelaan Putin Seusai Bombardir Ukraina, Bela Habis-habisan Rusia dari Ancaman Amerika
Hal itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tentang jumlah korban tewas dalam pesan video di Facebook.
Dijelaskan, 137 orang yang tewas tersebut termasuk tentara dan warga sipil.
Selain itu 316 orang terluka setelah invasi hari pertama Rusia.
Baca juga: DAMPAK Gempa Pasaman Barat, Pasien Panik Keluar RS Lubuk Sikaping| Foto-Foto Bangunan Hancur
Bukan hanya itu, 100 ribu lebih warga sipil harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.
Sementara itu AFP melaporkan Ukraina menyebut setidaknya 50 tentara Rusia juga tewas dalam hari pertama invasi Rusia.
Dilaporkan pula, pasukan Ukraina mengadakan pelatihan militer untuk warga sipil.
Presiden Ukraina pun sudah memanggil wajib militer dan tentara cadangan di seluruh wilayah untuk berperang dalam mempertahankan negara.
Sebagaimana diketahui rudal Rusia menghujani sejumlah kota di Ukraina, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi khusus militer.
Reuters melaporkan militer Rusia telah menguasai pembangkitan listrik tenaga nuklir Chernobyl.
Fasilitas Ukraina Lumpuh
Lebih dari 70 fasilitas infrastruktur darat milik Ukraina lumpuh akibat serangan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Rusia.
Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov kepada wartawan pada Kamis kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ukraina3.jpg)