Perang Rusia Ukraina
50 Tentara Rusia Tewas, Ribuan Warga Mengungsi, Ukraina Harap Indonesia Protes ke Rusia
Sejumlah korban tewas langsung tersiar dari kedua belah pihak akibat perang, baik Rusia dan Ukraina.
"Akibat serangan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Rusia, 74 fasilitas darat infrastruktur militer Ukraina lumpuh. Diantaranya adalah 11 lapangan udara milik Angkatan Udara, tiga titik komando, pangkalan Angkatan Laut Ukraina, 18 stasiun radar Angkatan Udara dan sistem rudal S-300 dan Buk-M1," kata Konashenkov.
Dikutip dari laman TASS, Jumat (25/2/2022), ia mengklaim, satu helikopter tempur dan empat kendaraan udara tak berawak Bayraktar TB2 telah ditembak jatuh.
Kendati melakukan serangan terhadap negara tetangganya itu, Konashenkov menekankan bahwa serangan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Rusia itu tidak menargetkan kota-kota Ukraina serta fasilitas sosial di garnisun militer.
Ukraina Minta Indonesia Protes Rusia
Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin berharap Indonesia dapat dengan lantang menyuarakan protes ke Rusia sebagai pemimpin di kawasan.
Vasyl Hamianin percaya bahwa Indonesia memiliki suara dan kekuatan yang sangat berpengaruh di kancah global.
“Saya pikir jika Indonesia angkat bicara, tidak ada seorangpun, tidak ada negara, tidak ada Daerah, tidak ada pemimpin di dunia yang berani mengabaikannya,” kata Vasyl di konferensi pers, Kamis (24/2/2022).
“Jadi apa yang sebenarnya kita harapkan dari Indonesia. Ini untuk menonjol dan berbicara, berbicara keras, dan percaya diri. Dan suara Indonesia ini akan didengar oleh semua orang termasuk diktator dari Kremlin,” lanjutnya.
Baca juga: Bertambah Affiliator Terjerat Kasus Binomo Setelah Crazy Rich Medan Indra Kenz Jadi Tersangka
Dubes Vasyl tidak ingin menyebut situasi di negaranya sebagai krisis, atau bahkan konflik.
Karena menurutnya, Rusia mencoba membuktikan bahwa mereka terancam oleh Ukraina untuk alasan apapun.
Vasyl mengatakan bahkan Ukraina tidak memiliki senjata nuklir, hanya memiliki Angkatan Darat yang jauh lebih kecil dari Rusia, dan tidak berambisi untuk bergabung dengan Rusia.
Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dimiliki Rusia, yang memiliki senjata nuklir massif, memiliki tentara yang besar, memiliki tempat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Satu-satunya harapan Ukraina selama 350 tahun adalah menyingkirkan Rusia. Bukan hanya delapan tahun. Itu lebih dari 300 tahun,” ujarnya.
Vasyl mengatakan dirinya sangat terinspirasi oleh semangat rakyat Indonesia berjuang untuk kemerdekaan.
Bahkan Indonesia memiliki banyak pahlawan yang terkemuka dan besar yang rela berkorban untuk kemerdekaan Indonesia seperti Jenderal Sudirman hingga Pangeran Diponegoro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ukraina3.jpg)