Malpraktek

Operasi Pembesaran Payudara Gagal dan Makan Korban Jiwa, Dokter Bedah Hadapi Tuduhan Pembunuhan

Emmalyn Nguyen meninggal pada 4 Oktober, lebih dari setahun setelah dia menjalani operasi plastik pada usia 18 tahun.

Mirror.co.uk
Emmalyn Nguyen mati otak setelah operasi pembesaran payudaranya gagal. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang dokter bedah plastik menghadapi tuduhan pembunuhan setelah seorang remaja mengalami kerusakan otak akibat operasi pembesaran payudara yang gagal.

Emmalyn Nguyen meninggal pada 4 Oktober, lebih dari setahun setelah dia menjalani operasi plastik pada usia 18 tahun. Ia baru saja lulus SMA.

Gadis malang asal Colorado, Amerika Serikat itu, harus dipindahkan ke panti jompo dan diberi makan melalui tabung dan bernapas dengan mesin oksigen selama bulan-bulan terakhir hidupnya.

Dia mengalami serangan jantung di meja operasi ketika dia diduga ditinggalkan sendirian saat dibius.

Dr Geoffrey Kim, yang melakukan operasi di Colorado Aesthetics & Plastic Surgery, menyerahkan diri kepada pejabat Sheriff Arapahoe County pada Rabu setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan.

Baca juga: Pria Ini Selfie dengan Istri di Pinggir Jurang Lalu Mendorongnya, Pengadilan Ungkap Motifnya!

Baca juga: Kapal Kargo Berisi 4.000 Unit Mobil Mewah Porsche dan VW Terbakar di Tengah Samudra

Jaksa belum mengajukan tuntutan pidana, tetapi ahli bedah itu diperkirakan akan menghadapi beberapa dakwaan, termasuk kejahatan pembunuhan karena kelalaian, pembunuhan yang ceroboh dan pelanggaran ringan yang menghalangi pelayanan.

Emmalyn Nguyen di rumah sakit.
Emmalyn Nguyen di rumah sakit. (Wahlberg, Woodruff, Nimmo & Sloane, LLP)

Dr Kim tidak ditahan setelah memberikan jaminan sebesar 5.000 dolar AS (sekitar Rp 72 juta).

Penyelidik mengatakan Kim mengakui dia tidak menelepon 911 setidaknya selama lima jam setelah operasi yang kacau itu.

"Mereka meninggalkannya di meja operasi selama 5,5 jam dan tidak menelepon 911 selama 5,5 jam sementara ibu Emmalyn duduk di ruang tunggu tidak menyadari apa yang terjadi," kata pengacara keluarga Nguyen, David Woodruff kepada KDVR.

Ahli anestesi, Meeker, juga menghadapi tuduhan pembunuhan sembrono dan diperkirakan akan menyerahkan diri pada hari Jumat.

Surat perintah telah dikeluarkan untuk penangkapannya. (Mirror.co.uk)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved