Tokoh Suku Karo
4 Tokoh Berpengaruh Suku Karo, Ada yang Jadi Pahlawan Hingga Menteri
Berikut ini adalah 4 tokoh berpengaruh suku Karo yang menjadi pahlawan dan menteri di Indonesia
Penulis: Tria Rizki | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN – Suku Karo merupakan satu dari sekian banyak suku yang ada di Indonesia, khususnya Sumatera Utara.
Mereka yang lahir dari garis keturunan suku Karo ini umumnya tinggal di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Tapi tahukah Anda, bahwa setidaknya ada 4 tokoh berpengaruh suku Karo yang menjadi pahlawan hingga menteri di Indonesia.
Berikut ini adalah ulasan singkat berkaitan dengan 4 tokoh berpengaruh suku Karo yang ada di Indonesia.
1. Djamin Ginting
Letjen TNI (Purn) Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Sumatra Utara pada 12 Januari 1921.
Djamin Ginting menempuh pendidikan sekolah dasar di Kabanjahe dan pendidikan menengah di Kota Medan.
Di masa pendudukan Jepang, Djamin Ginting mengikuti pendidikan calon Perwira Gyugun, dan selanjutnya bergabung dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk pemerintah Republik Indonesia dengan membentuk BKR di Kabanjahe.
Djamin Ginting adalah seorang tokoh pejuang kemerdekaan pada era pemerintahan Hindia Belanda di Tanahkaro yang cukup terkenal di Sumatra Utara.
Ia berjasa dalam mendamaikan pertikaian antarlaskar perjuangan di Sumatera Timur yang melawan pasukan Belanda dan pengawalan perjalanan Wakil Presiden Mohammad Hatta dari Berastagi ke Bukittinggi yang telah dikuasai pasukan Belanda.
Atas jasa-jasanya, nama Djamin Ginting dijadikan nama jalan dari Kota Medan hingga ke Berastagi.
Penabalan nama Djamin Ginting sebagai nama jalan itu diberikan oleh mantan Wali Kota Medan H. Agus Salim Rangkuti sebagai wujud apresiasi terhadap jasa-jasanya .
Berkat jasanya untuk negara, Djamin Ginting dibangunkan museum pada 2011 yang diresmikan oleh Menteri Pertahanan RI pada 17 September 2013, yang kini menjadi tempat wisata di Sumatra Utara.
Selain itu, Djamin Ginting melebarkan sayap dengan menulis beberapa buku, diantaranya “Bukit Kadir” yang menceritakan tentang perjuangan di daerah Karo hingga ke perbatasan Aceh melawan Hindia Belanda.
Karya nya terinspirasi dari kisah nyata.
Bukit Kadir menjadi saksi bahwa seorang anggotanya yang bernama Kadir telah gugur saat pertempuran dengan pasukan Belanda di perbukitan Tanahkaro.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/4-tokoh-berpengaruh-suku-Karo.jpg)