Pelabuhan Muliaraja Napitupulu, Tempat Penyeberangan Kapal dari Balige ke Samosir

Pelabuhan ini terletak di tengah Kota Balige dan berada dekat dengan Lapangan Sisingamangaraja yang lama dikenal sebagai kandang klub sepakbola.

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Suasana Pelabuhan Muliaraja Napitupulu. 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Pelabuhan Balige di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, yang sejak dulu tidak asing lagi sebagai salah satu pelabuhan penyeberangan vital di Danau Toba kini sudah berganti nama menjadi Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu Balige.

Dari informasi yang dihimpun www.tribun-medan.com, pengesahan nama pelabuhan tersebut digelar dengan acara sederhana yang diikuti oleh keturunan Ompu Mulia Raja Napitupulu bersama Pemkab Toba, Forkopimda dan Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah Sumatera, bertempat di Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu, Balige, Sabtu (20/11/2021).

Pelabuhan ini terletak di tengah Kota Balige dan berada dekat dengan Lapangan Sisingamangaraja yang lama dikenal sebagai kandang klub sepakbola Harimau Tapanuli.

Dan saat ini, pembangunan di pelabuhan ini secara berangsur sudah rampung sehingga membuat para pengunjung merasa nyaman.

Baca juga: Chigo, Tawarkan Menu Ayam Goreng Krispi dengan 7 Variasi Rasa Saus Internasional yang Wajib Dicoba

Kini, pelabuhan tersebut bisa menjadi sandaran bagi kapal ferry yang membantu masyarakat ataupun pengunjung menyeberang dari Samosir ke Toba dan sebaliknya.

Selain kawasan ini strategis, para pengunjung juga dapat menikmati sejumlah kuliner Toba yang berada di sekitar pelabuhan tersebut. 

Dari pelabuhan ini, para pengunjung juga dapat menikmati keindahan Danau Toba ditambah dengan panorama pengunungan yang berdekatan dengan kawasan tersebut.

Sejak ratusan tahun yang lalu, kawasan tersebut sebagai dermaga perdagangan antara Kabupaten Toba dan Samosir. Para pedagang Samosir dan Toba akan bertemu di sana saling bertukar barang dagangannya.

Kini, kawasan tersebut bukan sebatas pelabuhan yang lebih banyak digunakan para pedagang, namun juga para pengunjung yang bakal berangkat ke Samosir untuk menikmati keindahan Danau Toba.

Sehingga, kawasan ini terus mendapat perhatian bagi pemerintah pusat dan daerah. Saat ini, kapal Fery dapat bersandar dengan tenang dan para pengunjung menjadikan kawasan tersebut sebagai berswafoto.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved