SOSOK Muhammad Syarif, Pengusaha Muda yang Geluti Bisnis Durian, Kini Punya Perusahaan Ekspor

Pemuda berusia 24 tahun itu pun kini sudah bisa menikmati hasil jerih payah dan buah kerja kerasnya selama beberapa tahun berbisnis durian.

HO
CEO Universal Durian PT Agro Semesta Utama, Muhammad Syarif sukses punya perusahaan kelas ekspor di usia 24 tahun.       

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memberanikan diri 'nyemplung' dan belajar berbisnis buah durian sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kini berbuah manis bagi Muhammad Syarif.

Pemuda berusia 24 tahun itu pun kini sudah bisa menikmati hasil jerih payah dan buah kerja kerasnya selama beberapa tahun berbisnis si raja buah yakni durian.

Bahkan, kini perusahaan milik Muhammad Syarif, yakni Universal Durian PT Agro Semesta Utama menjadi perusahaan yang mampu mengekspor daging durian ke luar negeri.

Sebagai CEO Universal Durian PT Agro Semesta Utama, Muhammad Syarif menuturkan perjuangannya merintis, mendirikan hingga membesarkan perusahaannya itu.

"Awalnya tidak ada rencana bisa mendirikan perusahaan sebesar ini di bidang ekspor durian. Jadi ceritanya saya memulai bisnis ini sejak kelas 2 SMK di desa durian 5 di Galang. Kebetulan ada tetangga saya yang bisnis durian dan saya suka jualan, jadi saya tawarkan diri juga buat ikut jualan sekitar tahun 2014," kata CEO Universal Durian PT Agro Semesta Utama, Muhammad Syarif, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: Sirup Markisa Noerlen, Berawal Dari Bisnis Rumahan Menjadi OLeh-oleh Khas Kota Medan

M Syarif menuturkan, setelah dibolehkan untuk coba ikut berjualan durian, dirinya pun mulai memasarkan dari satu tempat ke tempat lain. Lalu usai tamat SMK, M Syarif pun memberanikan diri merantau ke Jakarta. 

Dirinya pun turut memberanikan diri memasarkan durian hingga ke Jakarta dan ternyata laku.

"Di sana (Jakarta) saya gak ada keluarga atau siapapun tapi saya beranikan diri sekitar 2016. Saya buka di sana itu awalnya untuk pasar domestik saja di Jakarta, ada durian kupas dan daging durian. Saya kirim pedagang- pedagang kecil di sana,'' terangnya.

Cukup lama berdagang durian di Jakarta, ternyata dirinya menemukam rekan bisnis untuk semakin mengembangkan usahanya.

"Lalu ada permintaan ekspor dan ngontek saya, karena saya juga kan posting di media online, jadi kami jumpa lah di Medan ini. Awalnya dilihat tempat produksi kita yang tidak proper dan tidak standar, nah ada suport dari dia dan siap terima barang kita," tuturnya.

Sebelum bisa seperti sekarang, Pemuda kelahiran 4 Agustus 1997 ini mengungkapkan dirinya mengawali bisnisnya dari bawah.

Diawali dari berbentuk industri rumah tangga (home industri), M Syarif perlahan mengembangkan bisnisnya.

Baca juga: Beli BBM Lewat MyPertamina, Berhadiah Tiket Gratis Nonton MotoGP Indonesia

Dia mengatakan dengan modal awal seadanya dan terus dikembangkan, dirinya kini mampu mendirikan dua pabrik pengolahan daging durian di bawah perusahaannya.

"Dari modal seadanya, dari nol tadi, perkembangan-perkembangan hingga adanya uang maka kita bikinlah factory 1 (pabrik pertama) home industry di Galang.

Alhamdulillah berjalan sejak 2018 dan sampai sekarang permintaan lebih besar lagi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved