Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Konsumsi Jamu Tradisional Jadi Gaya Hidup Pekerja Muda Jaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Sejumlah pekerja muda memilih untuk mengonsumsi jamu tradisional untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi Covid-19 seperti sekarang ini

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Isnanisa Siregar, pekerja muda yang bertugas di Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Sat Lantas Polrestabes Medan rutin mengonsumsi jamu tradisional untuk menjaga daya tahan tubuhnya selama pandemi, Senin (10/1/2021). Selain mengonsumsi jamu tradisional, Nisa juga rutin berolahraga dan tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah dan bertugas.(TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pandemi Covid-19 mengubah pola hidup masyarakat, khususnya dari sisi kesehatan.

Tak sedikit masyarakat yang menjaga daya tahan tubuhnya dengan berolahraga, mengonsumsi vitamin, dan menjaga protokol kesehatan (prokes) secara ketat dengan menggunakan masker saat berada di luar rumah ataupun di lingkungan kerja.

Namun tak sedikit pula dari masyarakat, terutama para pekerja muda yang menjaga kesehatannya dengan mengonsumsi jamu tradisional.

Seperti yang dilakukan oleh Isnanisa Siregar (22).

Pekerja harian lepas (PHL) di Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Kantor Sat Lantas Polrestabes Medan ini mengatakan, bahwa dirinya rutin mengonsumsi jamu tradisional untuk menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi seperti sekarang ini. 

"Untuk konsumsi jamu, biasanya satu minggu itu tiga kali," kata wanita yang akrab disapa Nisa ini, Sabtu (8/1/2022).

Ia menjelaskan, selama ini dirinya rutin mengonsumsi jamu temulawak.

Kemudian, Nisa juga rutin mengonsumsi jamu berbahan kunyit dan kencur.

Adapun khasiat mengonsumsi jamu temulawak untuk menjaga kebugaran tubuh.

Selain itu jamu temulawak diyakini dapat mengatasi masalah fungsi hati atau liver. 

"Kalau jamu yang dari kunyit, itu untuk mengatasi masalah lambung dan memperlancar haid," terang Nisa.

Untuk jamu berbahan kunyit, kata dia, diyakini mampu menjadi anti-depresan atau penghilang stress.

Sebagai pekerja yang sering berhadapan langsung dengan masyarakat, Nisa sangat membutuhkan suplemen alami, seperti jamu.

Baginya, menjaga kesehatan tubuh di tengah pandemi tidak hanya melulu soal menggunakan masker saja, tapi juga bagaimana menjaga fungsi organ tubuh agar tidak mudah terserang penyakit atau virus. 

"Saya juga rutin mengonsumsi jahe merah," kata wanita yang tengah mengenyam pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Medan Area (UMA) ini.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved