News Video
359 Mahasiswa ITM Akan Mulai Ikuti Perkuliahan Secara Daring
359 orang mahasiswa Institut Teknologi Medan sudah mulai mengurus Kartu Rencana Studi (KRS) di kampus barunya Universitas Harapan Medan, Selasa
Penulis: Anisa Rahmadani |
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - 359 orang mahasiswa Institut Teknologi Medan sudah mulai mengurus Kartu Rencana Studi (KRS) di kampus barunya Universitas Harapan Medan, Selasa (4/1/2022).
Dari amatan Tribun Medan hingga saat ini mahasiswa ITM masih terus berdatangan ke kampus Harapan untuk pengurusan berkas KRS.
Dimana sebelum pengisian KRS, mahasiswa ini diarahkan untuk pengambilan almamater, Kartu Mahasiswa, dan pernak pernik sebagai tanda mereka telah resmi menjadi mahasiswa Universitas Harapan Medan.
Usai pengambilan almamater dan lain sebagainya, mahasiswa ini diarahkan untuk pengisian KRS di ruangan lab yang berada di lantai 2.
Disana mereka dibimbing untuk pengisian mata kuliah apa yang akan diambil di semester ini.
Saat dijumpai, Dekan Fakultas Teknik dan Komputer Abdul Jabar Lubis menyatakan bahwa pihaknya akan mulai lakukan pembelajaran semester ganjil untuk mahasiswa ITM ini.
"Sejauh ini sudah kami proses sekitar 359 orang, dimana hari ini dan besok di jadwalkan untuk mengisi KRS yang dibagi dalam lima jurusan," papar Abdul.
Menurut Abdul ada lima jurusan yang dipilih oleh mahasiwa ITM ini yaitu Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Teknik Mesin.
"Setelah pengisian KRS selama 2 hari, nanti ditanggal 10 Januari-18 Januari mereka akan langsung melaksanakan pembelajaran semester ganjil tahun ajaran 2021-2022 secara daring hingga, Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester," paparnya.
Untuk pelaksanaan pembelajaran dikatakan Abdul akan dilakukan serempak namun terpisah dari mahasiswa asli di Universitas Harapan Medan.
"Untuk teknis pelaksanaanya mahasiswa ini tetap kita khususkan karena mereka juga diberikan oleh L2DIKTI setelah proses perkuliahan reguler berjalan sehingga untuk teknik pelaksananya kita khususkan," paparnya.
Namun untuk pelaksanaan semester berikutnya dikatakan Abdul baru akan digabungkan dengan mahasiswa reguler.
"Ini dilakukan tujuannya agar bisa mengikuti materi secara bersamaan sehingga ketika semestet genap mereka digabungkan tidak ada ketinggalan materi lainnya," tuturnya.
Sementara Kepala Bidang Humas Universitas Harapan Medan, Dodi mengaku dari puluhan Universitas yang diberikan L2DIKTI, Kampus ini yang baru mengadakan pengisian KRS untuk mahasiswa ITM.
"Baik karena dari awal kita menerima mahasiswa ITM ini sudah berkoordinasi dengan L2DIKTI dan kita terus intens mempertanyakan baik dari syarat dan hal lain sebagainya makanya pihak kita mungkin lebih cepat rangkum dibandingkan yang lainnya," jelas Dodi.