Inilah Foto Driver Taksi Online Diduga Pukuli Wanita Penumpangnya karena Emosi, Grab Angkat Bicara

Driver taksi online yang diduga emosi hingga aniaya seorang wanita penumpangnya viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
IG @noviatambrani via tribunnews
Pemilik akun instagram @noviatambrani membagikan video usai mendapat penganiayaan dari seorang oknum driver taksi online 

*Sopir Taksi/Driver Online emosi pukuli wanita

*Tampang Pelaku sempat difoto

TRIBUN-MEDAN.com - Driver taksi online yang diduga emosi hingga aniaya seorang wanita penumpangnya viral di media sosial.

Foto sang oknum driver pun ikut viral dan jadi bahan perbincangan.

Terkini, kasus yang diduga melibatkan oknum mitra pengemudi Grab berujung laporan kepolisian.

Korban bernama Novia Tambrani (25) mengaku dianiaya dengan cara dipukul hingga ditendang oleh oknum sopir taksi online berinisial GJ.

Peristiwa itu terjadi sepulang ia mengahadiri pesta ulang tahun salah seorang kerabatnya di kawasan Pluit, Rabu (22/12/2021) malam.

Baca juga: TERUNGKAP Pelaku Pemukul Pelajar di Parkiran Minimarket, Ternyata Pejabat Satgas PDIP Sumut

"Awalnya saya habis dari acar5ulang tahun teman. Memang acaranya di dan di sana saya memang minum tapi tidak sampai mabuk. Karena ada lain hal jadi saya gak bisa dianterin pulang, nah saya pesen Grab lah sama cici saya," kata Novia saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (24/12/2021).

Saat di dalam perjalan menuju kediamannya di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Novia merasa mual. Ia sempat memberitahukan kepada sopir bahwa ia ingin muntah dan meminta untuk menepi sejenak.

"Terus saat di mobil saya memang agak naik gitu (mabuk), saya udah bilang sama sopir, 'mas saya boleh minggir dulu gak?' tapi mas grabnya itu gak ladenin, makanya saya udah gak bisa nahan lagi. Saya langsung buka jendela dan langsung muntah, tapi memang sama sekali ga mengenai sisi dalam mobilnya, cuma hanya di body depannya aja," tutur Novia melanjutkan.

Sesampainya di lokasi tujuan, sopir merasa emosi dan bersikukuh bahwa mobilnya terkena muntah. Saat itu, Novia beritikad baik dengan memberikan ongkos ganti rugi untuk mencuci mobil.

"Habis muntah, sopir itu ngedumel sepanjang perjalanan sampe saya bilang, tenang mas nanti saya ganti rugi ongkos cuci mobilnya. Setelah sampai depan rumah saya kasih uang 100 ribu, dia gak terima dan minta uang 300 ribu. Saya bilang tidak ada uang cash lagi, terus dia malah menghina saya," imbuh Novia.

Bukan mendapatkan respons positif, Novia bersama kakaknya Juanita mendapat perlakuan kasar dan menjurus pada pelecehan. Ia diperlakukan tidak pantas sampai sang sopir meraba area sensitif korban.

"Dia ancamm cici saya kalau misalnya uang 300 ribu tidkak dikasih dia akan panggil kawannya dari Poris untuk keroyok kami. Lalu cici saya juga dipegang pegang dan dirangkul, kemudian dia pegang-pegang saya dan mengenai payudara dan saya ditampar dan ditendang," pungkas Novia.

Peristiwa keributan itu akhirnya memancing warga sekitar dan mendatangi tkp. Sopir sempat diadang untuk menyelesaikan masalah dengan penumpang tersebut.

Hingga akhirnya, sepupu korban bernama Belkas, mendengar keributan itu dan sempat terlibat perkelahian dengan GJ.

Akhirnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora, Kamis (23/12/2021) dini hari. Korban juga telah menjalani visum yang didampingi oleh anggota kepolisian.

"Sudah diterima laporannya pada Kamis dini hari kemarin, ya," kata Faruk kepada Tribunnews.com, Jumat (24/12/2021).

Faruk menambahkan, pihaknya juga mengantarkan langsung Novia ke RS Atmajaya untuk menjalani visum. Korban diantarkan oleh anggota piket seusai membuat laporan.

"Iya didampingi oleh anggota ke Rumah Sakit Atmajaya untuk visum. Ada fotonya sama anggota berdua kok, sekitar pukul 03.25," tambah Faruk.

Laporan Novia Tambrani atas kasus penganiayaan dan pelecehan seksual itu teregister LP/B/359/K/XII/2021/POLSEK TAMBORA/POLRES JAKARTA BARAT/POLDA METRO JAYA tertanggal 23 Desember 2021.

Adapun pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 351 KUHP tentang Penganiayan.

Grab Tanggapi Tegas

Terkini, Grab Indonesia menanggapi insiden dugaan penganiayaan penumpang taksi online Grabcar yang diduga dilakukan pengemudi Grabcar yang membawa sebuah MPV warna gelap bernomor polisi B 1563 COT.

Insiden tersebut mengakibatkan penumpang mengalami luka dan memar karena ditendang oleh sang driver setelah sebelumnya satu dari dua penumpang tersebut mengalami muntah dalam perjalanan.

Berikut tanggapan resmi Grab terkait insiden tersebut.

"Grab turut prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya insiden ini. Laporan ini tengah ditindaklanjuti oleh tim kami di mana akun mitra pengemudi terlapor sudah dibekukan, dan investigasi lebih lanjut tengah berjalan sesuai standar prosedur dan kode etik perusahaan," sebut manajemen Grab dalam pernyataan tertulisnya kepada Tribunnews, Jumat (24/12/2021.

"Penyusunan standar prosedur dan kode etik ini telah dikonsultasikan dengan institusi berwenang."

"Kami juga telah menawarkan penggantian biaya pengobatan penumpang dan pendampingan penumpang berupa penawaran bantuan untuk memproses laporan insiden kepada pihak yang berwajib dan telah menawarkan konseling psikososial untuk pemulihan.

"Keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama kami."

"Grab tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun, dan akan menindak tegas mitra yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan, termasuk memberikan sanksi berupa pemutusan kemitraan dan mengambil langkah hukum jika diperlukan.

Baca juga: BERITA VIRAL Pengakuan Wanita Pelanggan Taksi Online Dianiaya Sopir, Grab Menanggapi Tegas

Baca juga: Istri Herry Wirawan Dicurigai, Perbuatan tak Senonoh Suami pada 21 Santri Wanita, Ikut Terlibat?

Baca juga: Akhirnya Terbongkar Hubungannya dengan Vanessa Angel, Profesor Bambang Akui Pernah Beri Sepeda

(Tribunnews.com/Fandi Permana)

Baca juga: BERITA VIRAL Pengakuan Wanita Pelanggan Taksi Online Dianiaya Sopir, Grab Menanggapi Tegas

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved