BERITA VIRAL Pengakuan Wanita Pelanggan Taksi Online Dianiaya Sopir, Grab Menanggapi Tegas

Viral sopir taksi online aniaya seorang wanita penumpangnya. Bukan saja dipukul dan ditampar, korban bernama Novi juga mengaku dilecehkan.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
IG @noviatambrani via tribunnews
Pemilik akun instagram @noviatambrani membagikan video usai mendapat penganiayaan dari seorang oknum driver taksi online 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral sopir taksi onlie aniaya seorang wanita penumpangnya.

Bukan saja dipukul dan ditampar, korban bernama Novi juga mengaku dilecehkan.

Terkini, Grab Indonesia menanggapi insiden dugaan penganiayaan penumpang taksi online Grabcar yang diduga dilakukan pengemudi Grabcar yang membawa sebuah MPV warna gelap bernomor polisi B 1563 COT.

Insiden tersebut mengakibatkan penumpang mengalami luka dan memar karena ditendang oleh sang driver setelah sebelumnya satu dari dua penumpang tersebut mengalami muntah dalam perjalanan.

Berikut tanggapan resmi Grab terkait insiden tersebut.

"Grab turut prihatin dan sangat menyesalkan terjadinya insiden ini. Laporan ini tengah ditindaklanjuti oleh tim kami di mana akun mitra pengemudi terlapor sudah dibekukan, dan investigasi lebih lanjut tengah berjalan sesuai standar prosedur dan kode etik perusahaan," sebut manajemen Grab dalam pernyataan tertulisnya kepada Tribunnews, Jumat (24/12/2021.

"Penyusunan standar prosedur dan kode etik ini telah dikonsultasikan dengan institusi berwenang."

"Kami juga telah menawarkan penggantian biaya pengobatan penumpang dan pendampingan penumpang berupa penawaran bantuan untuk memproses laporan insiden kepada pihak yang berwajib dan telah menawarkan konseling psikososial untuk pemulihan.

"Keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama kami."

"Grab tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apapun, dan akan menindak tegas mitra yang terbukti terlibat dalam aksi kekerasan, termasuk memberikan sanksi berupa pemutusan kemitraan dan mengambil langkah hukum jika diperlukan.

Pengakuan Korban terkait Kronologi Dianiaya Sopir Taksi Online

Korban Novi mengungkap kronologi kejadian yang dialaminya di media sosial.  

Novi mengaku dalam perjalanan sempat muntah dengan mengeluarkan kepala keluar jendela agar muntahannya tidak terkena mobil.

Novi bersama kakaknya, Julia, saat itu memesan taksi online untuk mengantarkan pulang ke kawasan Tambora, Jakarta Barat.

Seorang saksi mata yang juga adik sepupu Novi, Berlas, membenarkan dugaan peristiwa penganiayaan.  

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved