Update Kericuhan di Kendari, Sejumlah Mobil Dibakar, Pasukan Brimob Dikirim dari Bali Dibantu TNI

Update situasi Kota Kendari, sempat dikabarkan ricuh. Bentrok antarkeloompok warga menimbulkan kerusuhan

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Kolase HO via TribunSultra
Pasukan Brimob turun amankan kericuhan di Kendari, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUN-MEDAN.com -Update situasi Kota Kendari, sempat dikabarkan ricuh.

Bentrok antarkeloompok warga menimbulkan kerusuhan.

Sejumlah kendaraan milik dibakar, kios serta gerobak pedagang digasak.

Baca juga: Bukan Cuma Habib Bahar, Eggy Sudjana juga Dipolisikan, Polda Metro Jaya Ungkap Laporan Kasus Baru

Sebanyak 210 personel Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Bali membantu Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan situasi panca bentok di Kota Kendari.

Personel yang terdiri dari Pasukan Setara Dua Satuan Tinkat Kompi (SSK) Brimob Polda Bali itu tiba di Bandara Halu Oleo Kendari pada Minggu (19/12/2021).

Mereka mulai bertugas setelah tiba di Kendari, membantu personel Polda Sultra.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan membenarkan Pasukan SSK Brimob Polda Bali membantu mengambankan pasca ricuh di Kendari.

"Iya benar, sudah tiba pakai pesawat komersil (Minggu) kemarin. Semuanya 210 personel Brimob Polda Bali," ujar Ferry lewat panggilan telepon.

Ia mengatakan, sebanyak 210 personel tersebut sudah ditba di Kota Kendari menggunakan pesawat terbang komersil Lion Air TJ-3019 /PK-LFO.

Ferry melanjutkan, Pasukan SSK Brimob Polda Sultra bekerja mengamankan Kendari dibawah komando opersi (BKO) Polda SUltra.

Baca juga: Bukan Cuma Habib Bahar, Eggy Sudjana juga Dipolisikan, Polda Metro Jaya Ungkap Laporan Kasus Baru

Pengamanan ini dalam rangka Kontijensi Amanusa I 2021 penangan konflik sosial di wilayah hukum Polda Sultra.

Tugas pengamanan tersebut dimulai sejak 19 Desember 2021 sampai selesai.

Ferry menegaskan, bertambahnya pasukan pengamanan pasca ricuh di Kendari merupakan komitmen Polda Sultra untuk memberi rasa aman kepada masyarakat.

Ia berharap, tidak ada lagi masyarakat yang terprovokasi setelah bentrok yang merugikan pada Kamis (16/12/2021) kemarin.

"Polda Sultra bekerja untuk masyarakat, khususnya menjamin keamanan dan kenyamanan beraktivitas," akunya.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved