Kronologi Penembakan Poltak Pasaribu, Parsaoran Munthe, dan M Aruan, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan bahwa pelaku penembakan merupakan dari Ditlantas Polda Metro Jaya Satuan Patroli Jalan Raya.
Menurut Zulpan, saat ini Divisi Propam Mabes Polri dan Bidang Propam Polda Metro Jaya dilibatkan dalam penyelidikan kasus tersebut.
Hal itu untuk mencari tahu apakah tindakan yang dikeluarkan oleh Ipda OS sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) atau tidak.
Jenazahnya Poltak Pasaribu di rumah duka disambut Isak tangis keluarga (TRIBUN MEDAN/HO)
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Amdriansyah, mengatakan bahwa pihaknya menerima imformasi dari Polsek Palmerah pada Sabtu (27/11/2021) dini hari sekira pukul 00.31 WIB.
Dari keterangan Polsek palmerah, bahwa ada informasi dari RS Pelni korban luka tembak.
"Dari informasi itu kami datangi dan benar dua orang yang dirawat di RS Pelni terdapat luka yang diduga hasil tembakan," ujar dia, Sabtu (27/11/2021).
Dari keterangan korban, pihaknya membuka CCTV yang ada disekitar lokasi kejadian dan diperoleh identitas kendaraan terduga pelaku penembakan.
Namun, kata Azis pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dan ia belum bisa menyampaikan secara jelas penyebab penembakan.
"Saat ini dibawa ke RS Kramat Jati, dugaan kuat sajam, sekali lagi harus dibutuhkan bukti pendukung lain yang harus diperiksa labfor keterangan ahli," ucap dia.
Satu korban meninggal dunia
Salah satu korban bernama Poltak Pasaribu meninggal dunia pada Minggu (28/11/2021).
Kini korban Poltak Pasaribu dikabarkan telah dibawa ke kampung halamannya di Tebing Tinggi, Sumut, untuk dimakamkan.
Sementara itu, satu korban lainnya masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kasus penembakan ini terungkap setelah polisi mengidentifikasi kendaraan yang diduga dikemudikan pelaku.
"Kami sudah memeroleh beberapa informasi. CCTV juga sudah ada. Identitas dari kendaraan yang dipakai pelaku sudah didapatkan," jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah di kantornya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/11/2021).
Jenazah Poltak Pasaribu dikabarkan dibawa ke kampung halamannya di Tebing Tinggi, Sumut (TRIBUN MEDAN/HO)
Kronologi kejadian
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/poltak-pasaribu-tewas-ditembak.jpg)