Tempat Pembuatan Batu Akik yang Terkenal di Kota Medan, Ada di Dekat Kantor Pos
Ia mengatakan, para pelanggan batu akik biasanya ramai pada hari Senin hingga Sabtu. Jika, hari Minggu biasanya sepi.
TRIBUN-MEDAN,MEDAN - Para pencinta batu akik, pasti tahu tempat pembuatan cincin batu akik yang paling terkenal di Kota Medan.
Letaknya di Jalan Pos, Kesawan, Kecamatan Medan, tepatnya di samping kantor Pos.
Meski tidak populer lagi, para perajin cincin Batu Akik di sini masih setia berjualan hingga saat ini.
Baca juga: Adik Peggy Melati Sukma Banting Stir dari Musisi Menjadi Tabib
Salah satunya Aan.
Ia mengaku telah 27 tahun menjadi pengerajin cincin batu akik ditempat ini.
Walaupun telah turun pamor, Aan mengaku peminat batu akik masih ada peminatnya.
"Tetap masih pencinta batu akik, karena batu akik ini kan senin, jadi ada aja peminat nya," kata Aan kepada tribun-medan.com, Minggu (29/11/2021).
Ia mengatakan, para pelanggan batu akik biasanya ramai pada hari Senin hingga Sabtu. Jika, hari Minggu biasanya sepi.
"Biasanya yang ramai itu hari Senin, sampai Sabtu. Kalau minggu gini mungkin orang liburkan, jadi lebih milih jalan-jalan mungkin," sebutnya.
Pria yang telah berjualan diatas trotoar itu selama 27 tahun, mengungkapkan selain batu akik. Tempat tersebut juga menerima tempahan pengikat batu akik alias cincin.
Baca juga: Baru Lahir Putra Nagita Sudah Dijodoh-jodohkan dengan Anak Artis Terkenal Ini, Begini Reaksi Mertua
Harga yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah sampai dengan ratusan ribu rupiah.
"Kalau untuk batu akik kisaran harga Rp 50 ribu, tergantung batunya. Kalau untuk cincin atau pengikatnya sekitar Rp 70 ribuan, itu juga tergantung bahannya, mau yang mana," tuturnya.
Aan menuturkan, perajin batu akik di atas trotoar Jalan Pos tersebut, buka mulai dari jam 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.
"Bukannya paling jam 10 pagi sampai jam 5 sore. Tapi tergantung cuaca juga, kalau hujan cepat tutupnya," pungkas Aan.
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/aan-salah-seorang-pengerajin-cincin-batu-akik.jpg)