AKHIRNYA Terkuak Hubungan Anggiat Pasaribu dengan Brigjen Zamroni
Kasus Anggiat Pasaribu alias Rindu yang berkonflik dengan ibunda Arteria Dahlan hingga kini masih perhatian publik.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kasus Anggiat Pasaribu alias Rindu yang berkonflik dengan ibunda Arteria Dahlan hingga kini masih perhatian publik.
Dikutip dari Kompas TV, Kuasa Hukum Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan menerangkan bahwa mobil TNI yang menjemput Anggiat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta tersebut adalah mobil dinas Brigjen Z.
Menurut Clanse, Brigjen Z sendiri merupakan sepupu dari Anggiat Pasaribu.
Sementara suami Anggiat disebut Clanse sebagai tentara berpangkat letnan satu berinisial B.
Adapun kendaraan dinas TNI tersebut adalah mobil dinas Brigjen Z.
Anggiat dijemput oleh mobil dinas Brigjen Z karena si empunya kendaraan sedang berada di lokasi saat itu.
"Mereka dijemput mobil inventaris (TNI) AD (angkatan darat). Mobil Pak Z, inventaris itu. Dia (Z) ada di situ (Bandara Soekarno-Hatta)" terangnya dikutip dari Tribunnews.com.
Setelah mencabut laporannya, Anggiat Pasaribu menyampaikan permohonan maafnya atas perbuatannya yang terlanjur menghebohkan tersebut.
Bahkan, saat menyampaikan permohonan maaf itu, Rindu sempat pingsan.
Dalam pemberitaan sebelumnya, saat terjadi keributan di Bandara Soekarno-Hatta, dengan ibunda Arteria Dahlan, Rindu baru saja dari Bali.
Mediator yang juga politikus PPP Hasan Husaeri Lubis membeberkan sejumlah fakta. Salah satunya kepergian Rindu bersama suami (Lettu B) dan Brigjen Z ke Bali.
Ketiganya bertobat ke Bali.
Rindu dikabarkan menderita sakit leukimia, sementara Lettu B (suami) sekalian berobat karena usai kecelakaan, sedangkan sepupu, Brigjen Z, berobat mata.
Dilansir Tribunvideo.com, Anggiat Pasaribu dikabarkan sedang menderita sakit leukimia.
Hal tersebut disampaikan rekannya bernama Hasan Husaeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mobil-wanita-arteria-dahlan-tribunmedan.jpg)