Ternyata Wanita Pengantin Baru Ini 4 Kali Tolak Lamaran Suami, Dulu Nikah Siri saat Jadi TKI di Arab
Dari penuturan keluarga Sarah sudah diminta tinggal di Saudi Arabia oleh keluarga ayahnya di sana, namun Sarah menolak dan memilih tinggal bersama ibu
Saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kepada pelaku.
Dari hasil pemeriksaan sementara motif pelaku menyiram korban karena sakit hati.
Untuk sementara motif pelaku ini sakit hati. Tapi, sakit hati karena apa, masih kita dalami," ujar Adi.
Pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti seliter air keras yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
Teriakan Minta Tolong
Salah seorang warga bernama Nurlela terbangun saat mendengar teriakan wanita minta tolong.
Ia langsung bergegas bersama warga lainnya ke sumber suara. Begitu tiba di lokasi mereka sudah menemui korban tergeletak di teras rumah.
"Bajunya sudah robek-robek, badannya seperti melepuh, tapi masih sadar dan bisa bicara," kata Nurlela, kepada Kompas.com, Minggu (21/11/2021).
Nurlela kaget dengan kejadian yang menimpa tetangganya itu. Sebab sepengetahuan dirinya pasutri yang baru menikah itu terlihat tak ada masalah.
"Sorenya mereka sempat boncengan motor, istri yang bonceng," kata dia.
Ia menuturkan korban juga dikenal baik dan supel di lingkungan tempat ia tinggal tersebut.
"Anaknya baik, ramah, tidak menyangka harus mengalami nasib seperti itu," ucap Nurlela.
Ketua RT setempat Solihin mengungkapkan, keduanya baru menikah secara siri selama 1,5 bulan terakhir.
"Suaminya bahasa Indonesia saja tidak tahu," kata dia.
Saat kejadian dirinya sedang ronda, ia mengira saat itu terjadi peristiwa begal.
"Kami kira begal, ternyata si pelaku kabur," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sarah-sesa-air-keras-tribunmedan.jpg)