TERKAIT Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Kini Ditangani Jenderal Bintang Dua Ini
Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kapolda Jawa Barat di sebelumnya, mendapat promosi menduduki jabatan baru sebagai Kabaintelkam Polri.
"Terkait penentuan siapa pelakunya, kami mohon masyarakat bersabar, karena betul-betul perlu kehati-hatian dan ini menyangkut nyawa orang dan hak asasi manusia," tuturnya.
"Percayakan kepada penyidik yang melakukan pemeriksaan, baik di olah TKP, maupun pengumpulan bukti-bukti dan saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan, " kata Erdi, menambahkan.
Erdi mengatakan, hingga kini kasus perampasan nyawa ibu dan anak tersebut masih dalam konsumsi penyidikan.
"Kita tidak bisa menyampaikan semuanya, karena penyidik sedang fokus untuk mengungkap semua ini. Nanti hasil gelar dua mingguan, dan prioritas saksi yang dimintai keterangannya pasti akan kami sampaikan," kata dia.
"Intinya, kita sudah mencoba untuk menemukan beberapa hal yanng menyangkut keterangan-keterangan yang sekiranya akan mengarah kepada tersangka dengan dikaitkan dengan petunjuk dan bukti bukti lainnya," ucapnya.
Pada Senin (15/11/2021) kemarin penyidik kembali menggelar analisis dan evaluasi (Anev) terkait kasus ini.
Terkait banpol
Baru-baru ini, polisi meminta keterangan kepada Danu, Yoris dan Yosef terkait sosok bantuan polisi (banpol) dan menerobos TKP pembunuhan.
Sosok Banpol U pertama kali dilontarkan oleh saksi kunci pembunuhan ibu dan anak di Subang, Muhammad Ramdanu alias Danu.
Keberadaa Banpol memiliki kepanjangan bantuan polisi itu sempat dibantah oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago.
Belakangan, Yoris Raja Amanullah sebagai sepupu Danu atau anak dari korban Tuti Suhartini (55) dan kakak kandung korban Amalia Mustika Ratu (23) menguatkan.
Bahkan, Yoris mengungkap inisial U adalah pemilik nama Uci yang disebut Yoris sering berada di Polsek Jalancagak.
Yoris sendiri sebelumnya mengira Uci adalah anggota polisi. Namun, sekarang dia baru tahu bahwa statusnya adalah sebagai Banpol.
Banpol Uci ini sebelumnya dipotret oleh Danu menggunakan ponselnya ketika menerobos garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan di Subang.
Gara-gara Danu mengungkap Banpol itu, polisi pun menelusuri orang-orang yang menerobos garis polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/irjen-suntana.jpg)