Gadis Ini Didorong Dari Lantai 3 Hingga Alami Patah Tulang, Fakta di Baliknya Bikin Netizen Marah

Baru-baru ini, sebuah insiden mengerikan terjadi menimpa seorang mahasiswi di Uzbekistan.

Tayang:
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
via doisongphapluat
Gadis Ini Didorong Dari Lantai 3 Hingga Alami Patah Tulang, Fakta di Baliknya Bikin Netizen Marah. 

TRIBUN-MEDAN.com – Baru-baru ini, sebuah insiden mengerikan terjadi menimpa seorang mahasiswi di Uzbekistan.

Peristiwa tersebut membuat mahasiswi itu hampir kehilangan nyawanya.

Menurut The Sun, seorang gadis muda didorong dari jendela lantai 3 oleh dosen yang merupakan dekan universitas tersebut.

Namun untungnya korban selamat dari kecelakaan itu. 

Ketika dia sadar, dia melaporkan seluruh kejadian tersebut dan kebenaran terhadap dosen yang mendorongnya pun akhirnya terkuak.

Baca juga: Niat Hatinya Oplas Kelopak Mata Agar Cantik, Gadis Ini Menyesal, Kesakitan Matanya tak Bisa Ditutup

Baca juga: Padahal Awalnya Cuma Berminyak Lalu Jerawatan, Wajah Gadis Ini Keriput Berubah Jadi Tua saat Hamil

Secara khusus, mahasiswi pedagogi Mushtaribonu Kamilova (20 tahun) menderita luka serius setelah didorong dari jendela lantai 3 pada ketinggian 7,6 meter oleh dekan Universitas Tashkent, Bogabek Yuldashev. 

Korban dengan cepat dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat. 

Setelah ia sadar dan masih terbaring di rumah sakit, Mushtaribonu Kamilova menceritakan semuanya.

Secara terang-terangan, ia mengutuk tindakan cabul dosen yang mendorongnya itu.

Katanya, hari itu Bogabek memintanya membuat kopi. 

Karena mematuhi dosennya, Mushtaribonu pun melakukan apa yang dia minta.

Namun, ketika ia membawa minuman ke dalam ruangan, dosen tersebut tiba-tiba mengunci pintu dan mematikan lampu. 

gadis ini didorong dari lantai 3 oleh dekan
gadis ini didorong dari lantai 3 oleh dekan (via doisongphapluat)

Menyadari niat menyimpang dari dekan tersebut, Mushtaribonu sangat panik dan mencoba mengeluarkan ponselnya.

Ia berniat untuk minta tolong kepada teman laki-lakinya agar datang ke ruangan itu.

"Dia mencoba keluar dari kantor, tetapi pelaku menangkapnya dan memaksanya berbaring di sofa," kata kelompok kekerasan seksual NeMolchi.uz.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved