Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Geografi: Faktor-faktor Terjadi Erosi dan Perbedaan Erosi dengan Pelapukan

suatu peristiwa yang terjadi secara alami oleh pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi oleh angin atau o

TRIBUN MEDAN/HO
PETUGAS sedang membersihkan material longsor dari tebing yang berada di ruas jalan provinsi Pangaribuan-Garoga, Desa Dolok Matutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Selasa (12/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Erosi berasal dari bahasa Latin erosionem (berarti menggerogoti) adalah suatu peristiwa yang terjadi secara alami oleh pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi oleh angin atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang atau pertumbuhan akar tanaman yang mengakibatkan retakan tanah dalam hal ini disebut bio-erosi.

Pengertian Erosi Menurut Ahli

Erosi Tanah

Berikut ini adalah beberapa pengertian erosi yang dikemukakan oleh para ahli:

Kartasapoetra (2010)

Erosi adalah proses penghanyutan tanah oleh desakan atau kekuatan air dan angin yang berlangsung secara alami atau akibat dari kegiatan manusia.

Arsyad (2012)

Erosi adalah proses hilang atau terkikisnya bagian tanah dari suatu tempat yang terangkut oleh air atau angin ke tempat lainnya.

Hardjowigeno (1995)

Erosi adalah suatu proses tanah dihancurkan dan berpindah ke tempat lain karena adanya kekuatan air, angin, sungai atau gravitasi.

Supirin (2002)

Erosi tanah adalah suatu rangakain proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanah bagian atas oleh pergerakan air maupun angin.

Effendi (2006)

Erosi adalah suatu peristiwa hilang atau terkikisnya tanah atau bagian tanah dari suatu tempat ke tempat lain disebabkan oleh gerakan air, angin dan es.

Erosi merupakan peristiwa pengikisan padatan (sedimen, tanah, batuan, dan partikel lainnya) akibat transportasi angin, air atau es, karakteristik hujan, creep pada tanah dan material lain di bawah pengaruh gravitasi, atau oleh makhluk hidup semisal hewan yang membuat liang, dalam hal ini disebut bio-erosi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved